Trump dan Perang Ukraina

Photo Author
Bangun P Lubis, Suara Pembaruan
- Kamis, 14 November 2024 | 17:17 WIB
Ali Lubis
Ali Lubis

Tentang “hakikat perang “ , mayoritas filsuf di dunia ini menentang perang . “ Tidak ada contoh bangsa yang diuntungkan dari peperangan yang berkepanjangan “ tulis Sun Tzu ( 544-396 SM) dalam The Art of War. Beberapa ribu tahun kemudian filsuf berkebangsaan Prancis Jean- Jacques Rousseau ( 1712-1778 ) menggambarkan akibat peperangan dengan cara yang menunjukan bahwa sangat sedikit yang berubah : “ saya melihat api dan kobaran api, pedesaan yang sepi, desa-desa dijarah.

Saya menjadi saksi pemandangan pembunuhan, sepuluh ribu orang dibantai, yang mati ditumpuk bersama, yang sekarat diinjak-injak.......dimana-mana terlihat kematian dan penderitaan “ ( The State of War hlm. 609 ).  

Baca Juga: Ekspor RI ke Afghanistan Naik 361 Persen Jadi US,28 Juta

Mari kita tunggu apa yang terjadi dan akan terjadi sebelum atau setelah Trump dilantik pada tanggal 20 Januari 2025 nanti sebagai Presiden Amerika Serikat ke-47. Semoga bau asap, mesiu dan bau anyir darah tidak ada lagi di atas bumi ini.

Bekasi, 14 November 2024

*Penulis adalah pemerhati masalah sosial dan kemanusiaan.

 

 

Halaman:

Editor: Bangun P Lubis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Sapi Banpres dan Hikmah dari Dusun Ngumpul

Senin, 1 Juni 2026 | 11:20 WIB

Kebijakan Penghematan BBM dari Sisi Transportasi

Senin, 13 April 2026 | 07:05 WIB

“Untal Malang” ke Otonomi Guru

Jumat, 10 April 2026 | 14:27 WIB

Quo Vadis Tata Kelola PNBP Kepelabuhanan

Rabu, 1 April 2026 | 10:24 WIB
X