Dalam kerangka tersebut, kebijakan empat hari kerja tetap dapat dijalankan sebagai bagian dari strategi jangka pendek. Namun, kebijakan tersebut harus disinergikan dengan agenda transformasi transportasi yang lebih luas. Tanpa langkah struktural, penghematan energi yang dihasilkan akan bersifat sementara dan tidak signifikan dalam jangka panjang. Sebaliknya, dengan menjadikan krisis energi sebagai momentum reformasi, Indonesia berpeluang membangun sistem transportasi yang tidak hanya hemat energi, tetapi juga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.Baca Juga: OJK Pastikan Fundamental Industri Perbankan Tetap Solid
Keberhasilan transformasi ini pada akhirnya bergantung pada konsistensi kebijakan dan keberanian untuk mengambil langkah yang tidak selalu popular. Pemerintah perlu menunjukkan komitmen yang kuat dalam menjadikan angkutan umum sebagai prioritas utama, didukung oleh regulasi yang jelas dan implementasi yang tegas.
Kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat menjadi kunci untuk memastikan bahwa perubahan yang dilakukan bersifat inklusif dan berkelanjutan.
Dengan pendekatan yang terintegrasi, krisis energi dapat diubah menjadi katalis bagi lahirnya sistem mobilitas yang lebih tangguh, inklusif, dan berdaya saing. Momentum ini tidak datang setiap saat. Oleh karena itu, respons yang diambil hari ini akan menentukan arah sistem mobilitas nasional di masa depan.Baca Juga: Taklukkan Keterbatasan, Siti Patimah Azzahra Raih Sukses Bersama PNM dan Umroh Dua Kali
Bram Hertasning adalah Doktor Kebijakan Publik dari Universitas Muhammadiyah Jakarta yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bidang Lalu Lintas & Angkutan Pelayaran dan Penerbangan, Badan Kebijakan Transportasi serta merupakan Pengurus Intelligent Transport System (ITS) Indonesia dan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI).
Artikel Terkait
Kinerja Lalu Lintas dan SDM Transportasi: Celah Kebijakan yang Terabaikan
Bajaj Maxride Sapa Kepala SD Palebon, Edukasi Transportasi Aman untuk Anak
Mengurai masalah transportasi dengan Data: Saat Kebijakan Transportasi Butuh Analitik Cerdas
Tata Kelola Transportasi Pada Masa Angkutan Lebaran 2026: Strategi Mitigasi Risiko dan Manajemen Mobilitas Nasional
Transportasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik: Dampak Perang Iran 2026 dan Jalan Reformasi Energi