Berdasarkan informasi yang diperoleh, perusahaan disebut sedang mengalami kendala likuiditas meskipun masih memiliki aset.
“Informasinya memang ada kesulitan likuiditas. Jadi perusahaan memiliki aset, tetapi untuk mengubahnya menjadi uang kas tidak mudah. Karena itu persoalan ini akan terus diawasi oleh pengawas ketenagakerjaan agar perusahaan segera menunaikan kewajibannya kepada para pekerja,” pungkasnya.*Baca Juga: Seskab Teddy Minta Orang Tua Dukung Pembatasan Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun