Apakah Penderita HMPV Perlu Melakukan Isolasi Seperti Penderita Covid-19? Ini Pencegahan dan Pengobatannya!  

Photo Author
- Kamis, 9 Januari 2025 | 09:48 WIB
Ilustrasi orang sakit akibat viris.
Ilustrasi orang sakit akibat viris.

 

SUARA PEMBARUAN - Human Metapneumovirus (HMPV) kini mulai terdeteksi di Indonesia, dengan sejumlah kasus yang dilaporkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).Baca Juga: Marah Sang Ayah Dipecat, Anak Shin Tae Yong Punya Firasat Ini

Virus pernapasan ini dikenal dapat menyebabkan gangguan pernapasan yang cukup serius, terutama pada anak-anak, lansia, dan individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Dijelaskan oleh Kemenkes bahwa HMPV pertama kali ditemukan pada tahun 2001 dan sejak saat itu telah menjadi penyebab utama infeksi saluran pernapasan akut di berbagai belahan dunia.

Di Indonesia, kasus HMPV mulai mencuat pada beberapa bulan terakhir, terutama selama musim peralihan cuaca yang rentan terhadap penyebaran virus pernapasan.

Karena kasus tersebut ramai, Kemenkes mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan melakukan langkah pencegahan untuk mengurangi risiko penularan.Baca Juga: Pernah Melatih Timnas dan Klub, Ini Ciri Khas Strategi Kluivert: Menyerang dan Tajam di Atas Lapangan!

Seperti virus pernapasan lainnya, HMPV dapat menular melalui droplet (percikan ludah) yang keluar saat batuk atau bersin, serta melalui kontak langsung dengan penderita atau permukaan yang terkontaminasi.

Mengingat belum adanya vaksin khusus untuk HMPV, langkah pencegahan seperti menjaga kebersihan tangan, memakai masker, dan menghindari kontak dengan orang sakit sangat dianjurkan.

Pengenalan terhadap HMPV yang lebih luas di Indonesia penting agar masyarakat lebih siap dalam menghadapinya dan dapat mengurangi dampak penularannya.Baca Juga: Penataan Tenaga Honorer Jadi PPPK Dilingkup Pemprov Bengkulu Tuntas 2025

Apakah Penderita HMPV Perlu Melakukan Isolasi?

Penderita Human Metapneumovirus (HMPV) umumnya disarankan untuk melakukan isolasi hingga mereka pulih secara klinis.

Langkah ini dilakukan untuk mencegah penyebaran HMPV, yang merupakan virus pernapasan yang dapat menyebabkan penyakit serius pada anak-anak, lansia, dan individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.Baca Juga: Dua Warga Sipil Ditembak dan Dibunuh di Yalimo Papua Pegunungan

Dalam pengaturan layanan kesehatan, CDC merekomendasikan untuk mengikuti Pedoman Isolasi Tahun 2007 guna mencegah penularan agen infeksi.

Untuk mengurangi risiko terinfeksi HMPV, beberapa langkah pencegahan yang dapat diambil antara lain menjaga kebersihan pribadi, menjaga kebersihan lingkungan, memperkuat daya tahan tubuh, serta menghindari kontak dengan anak-anak, lansia, atau mereka yang memiliki daya tahan tubuh lemah.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X