Varian Virus Bangkalan Masih Misterius

Photo Author
Administrator, Suara Pembaruan
- Jumat, 4 Februari 2022 | 20:08 WIB
Bangkalan, suarapembaruan.news - Peningkatan jumlah kasus positif terkonfirmasi Covid-19 di Jatim berlangsung relatif cepat, terutama yang melanda Kabupaten Bangkalan, Madura.

Dilaporkan, sampai Kamis (3/2/2022), status terakhir positif terkonfirmasi Covid-19 yang dihimpun Dashboard Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangkalan menyebut, data cakupan vaksinasi dosis pertama di kabupaten yang berbatasan dengan Surabaya itu per 2 Februari 2022 mencapai angka 68,48 persen. Sedangkan vaksinasi dosis kedua di angka 39 persen, dan vaksinasi booster baru mencapai sekitar 2 persen.

Sedangkan kasus baru Covid-19 di Bangkalan hingga, Kamis (3/2/2022) tercatat ada 15 orang, 9 orang di antaranya kontak langsung dan 6 orang lainnya bergejala. Sehari sebelumnya, kasus masih berjumlah 8 orang.

Disebutkan, kasus aktif Covid-19 tercatat sejumlah 25 orang, 17 di antaranya menjalani isolasi mandiri dan 5 orang menjalani perawatan di rumah sakit di Bangkalan. Sementara 2 orang lainnya menjalani isolasi mandiri di luar Bangkalan dan 1 orang lainnya dirawat di rumah sakit di luar Bangkalan. Dan ditegaskan, penularan yang sanat cepat itu dinyatakan bukan karena Omicron, karena jenis varian virus itu belum dikenali alias masih misterius.

“Bukan varian Omicron, belum teridentifikasi. Kami telah mengambil sampel dari 4 orang untuk dikirim ke BBTKLPP (Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit) Surabaya. Hasilnya belum diketahui,” ungkap Kepala Dinkes Kabupaten Bangkalan, Sudiyo kepada pers, Jumat (4/2/2022).

Trend kasus kenaikan Covid-19 Kabupaten Bangkalan juga terjadi di sejumlah daerah di Jawa Timur. Dalam dua hari terakhir setelah 1 Februari 2022, tambahan kasus harian positif terkonfirmasi di Jawa Timur mencapai sejumlah 760 kasus. Sehari kemudian, tambahan kasus positif mencapai 546 orang.

Sehingga total kasus aktif Covid-19 di Jatim mencapai angka 2.090 orang. Karenanya, menyikapi kondisi ini, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Namun tidak perlu menyikapi dengan kepanikan. “Sample 4 orang yang kami kirim (ke BBTKLPP) untuk mengetahui apakah Omicron atau tidak,” ujar Sudiyo lagi.

Karena itu, Sudiyo mengimbau masyarakat berusia 18 tahun ke atas dan telah mendapatkan vaksin dosis pertama-kedua pada periode 6 bulan lalu untuk segera mendapatkan vaksin lanjutan atau booster. Vaksin booster untuk umum telah dilaksanakan sepekan yang lalu, sedangkan untuk lanjut usia dimulai sejak awal Januari.

Menurut dia, pelaksanaan vaksinasi lanjutan ini sesuai dengan Surat Edaran (SE) Kementerian Kesehatan bernomor HK.02.02/II/252/2022 tentang Vaksinasi Covid-19 Dosis Lanjutan (Booster) tertanggal 13 Januari 2022. SE tersebut diterbitkan mengacu hasil studi yang menunjukkan telah terjadi penurunan antibodi pada 6 bulan setelah mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis primer lengkap. Sehingga dibutuhkan dosis lanjutan atau booster untuk meningkatkan proteksi individu terutama pada kelompok masyarakat rentan.

Imbauan senada disampaikan Kapolres sekaligus Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangkalan, AKBP Alith Alarino. Bahwa pemberian vaksinasi lanjutan sebagai upaya mencegah penyebaran dan penularan Covid-19 gelombang ketiga.

“Pelaksanaan vaksinasi lanjutan di polres diikuti oleh seperempat dari jumlah total personel Polres Bangkalan atau sekitar sejumlah 150 personel,” ujar Alith Alarino ketika ikut memantau pelaksanaan vaksinasi booster di Ruang Serbaguna Polres Bangkalan.

Selain anggota Polres Bangkalan, gelaran vaksinasi booster kali ini juga diikuti sedikit nya 50 personel TNI dan 5 Aparatur Sipil Negara di setiap Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Bangkalan. (SPnews/Aries Sudiono)

 

 

 

 

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Rekomendasi

Terkini

Kajati Resmikan Kantor Kajari Bengkulu Tengah

Kamis, 23 Januari 2025 | 17:20 WIB
X