Purwakarata, SUARA PEMBARUAN - Media sosial diramaikan dengan beredarnya video yang memperlihatkan perilaku tidak sopan sejumlah siswa terhadap seorang guru di SMA Negeri 1 Purwakarta. Rekaman tersebut menuai kecaman publik karena dinilai mencerminkan kurangnya penghormatan terhadap tenaga pendidik.
Dalam video yang beredar, terlihat beberapa siswa melakukan gestur tidak pantas seperti mengacungkan jari tengah, tertawa, hingga menjulurkan lidah saat guru melintas. Bahkan dalam rekaman lain, tampak seorang siswa menyentuh kepala gurunya dari belakang saat sedang makan, tindakan yang dianggap tidak beretika.
Viralnya video tersebut memicu reaksi keras warganet. Akun media sosial resmi sekolah pun diserbu komentar, hingga pihak sekolah memilih menonaktifkan kolom komentar pada sejumlah unggahan terbaru.
Menanggapi kejadian ini, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan keprihatinannya. Ia mengaku telah menerima laporan dari Dinas Pendidikan terkait insiden tersebut, termasuk fakta bahwa orang tua siswa yang terlibat telah dipanggil dan menyampaikan penyesalan.
Sebagai langkah awal, pihak sekolah diketahui telah memberikan sanksi berupa skorsing selama 19 hari kepada siswa yang bersangkutan, dengan tujuan memberikan pembinaan di lingkungan keluarga.
Namun, Dedi Mulyadi memberikan pandangan berbeda terkait bentuk hukuman. Ia menyarankan agar pendekatan yang diambil lebih berorientasi pada pembentukan karakter, seperti memberikan tugas membersihkan lingkungan sekolah, termasuk halaman dan toilet, dalam jangka waktu tertentu.
Menurutnya, hukuman yang bersifat edukatif dan berkelanjutan akan lebih efektif dalam menanamkan nilai tanggung jawab serta rasa hormat kepada siswa.
Hingga saat ini, pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi terkait viralnya video tersebut. Kasus ini menjadi perhatian publik sekaligus pengingat pentingnya pendidikan karakter di lingkungan sekolah.*
Artikel Terkait
Kasus Guru Honorer Probolinggo Dihentikan, Publik Soroti Rasa Keadilan
Menu dan Kantong MBG Ramadan Disorot, Guru Keluhkan Tambahan Beban Kerja
Viral! SMAN 1 Ciemas Tolak Libatkan Guru dalam Distribusi Makan Bergizi Gratis
Diduga Keracunan MBG di Anambas, 155 Siswa Dirawat, Operasional SPPG Air Asuk Dihentikan
Diduga Jadi Korban Bullying, Siswa SMAN 2 Bekasi Dilaporkan ke Polisi dan Diminta Ganti Rugi Rp200 Juta