Fokus ketiga adalah peningkatan efisiensi operasional, khususnya melalui optimalisasi manajemen stok di tingkat distributor yang selama ini dinilai berlebih hingga mencapai tiga bulan persediaan. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kinerja perusahaan di tengah potensi tekanan ekonomi, seperti kenaikan biaya bahan kemasan dan melemahnya daya beli masyarakat.Baca Juga: UNDIP Go Global! Gandeng Kampus Top China, Buka Program Double Degree Teknik Kimia
Irwan juga menekankan pentingnya penerapan Key Process Indicator (KPI) yang berorientasi pada kualitas proses kerja, bukan semata-mata pencapaian target angka. “Saya tidak ingin berbicara soal target angka. Yang penting prosesnya benar—mengembangkan ekspor, memperkuat suplemen kesehatan, dan memastikan efisiensi. Jika proses berjalan baik, hasil akan mengikuti,” jelasnya.
Penguatan Tata Kelola dan Regenerasi
Selain strategi bisnis, Irwan menaruh perhatian pada keberlanjutan kepemimpinan perusahaan melalui persiapan generasi penerus. Ia menekankan pentingnya penyusunan aturan internal yang adil dan bijaksana guna memastikan tata kelola perusahaan tetap profesional, transparan, dan bebas dari praktik sewenang-wenang.Baca Juga: Operator SPBU Belang-Belang Diapresiasi, Tegas Menjalankan Subsidi Tepat
Susunan Direksi dan Dewan Komisaris
Direksi:
Direktur Utama: Irwan Hidayat
Direktur: David Hidayat
Direktur: Maria Reviani
Direktur: Budiyanto
Direktur: Darmadji SidikBaca Juga: LPG 3 Kg Dijaga Ketat! Pemprov Jateng dan Pertamina Pastikan Stok Aman, Penyelewengan Disikat
Dewan Komisaris:
Komisaris Utama: Jonatha Sofjan Hidajat
Komisaris: Johan Hidayat
Komisaris: Sigit Hartojo Hadi Santoso
Komisaris: Dra. Venancia Sri Indrijati Wijono
Komisaris Independen: Lindawati Gani
Komisaris Independen: dr. Mohammad Adib Khumaidi
RUPS juga memberikan kuasa kepada Direksi untuk menuangkan perubahan susunan pengurus tersebut dalam akta notaris serta memberitahukannya kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.Baca Juga: LPG 3 Kg Dijaga Ketat! Pemprov Jateng dan Pertamina Pastikan Stok Aman, Penyelewengan Disikat
Memasuki tahun 2026, Sido Muncul memandang prospek bisnis tetap menjanjikan. Stabilitas daya beli masyarakat, meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan, serta peluang ekspansi internasional menjadi faktor pendorong optimisme perusahaan.
Dengan strategi yang terarah dan kepemimpinan yang berpengalaman, Sido Muncul diharapkan mampu memperkuat posisinya sebagai pemain utama industri herbal, baik di pasar domestik maupun global, sekaligus terus memberikan nilai tambah bagi pemegang saham dan masyarakat.*Baca Juga: Dituduh Mendanai Isu Ijazah Palsu Jokowi, Jusuf Kalla Laporkan Rismon ke Bareskrim Polri
Artikel Terkait
Irwan Hidayat: Motivasi Karyawan Harus Lahir dari Cinta dan Ketulusan
Tekan Angka Kebutaan, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak Gratis untuk 100 Warga Kurang Mampu di RS Unimus
Irwan Hidayat Dorong Negara Bangun Pasar Jamu, Industri Herbal Jateng Kian Menguat
Sido Muncul Salurkan Bantuan Rp200 Juta untuk 1.000 Dhuafa di Kabupaten Semarang
Irwan Hidayat Kampanyekan Gerakan Beli Saham, Potensi Untung Bisa 20% Lebih
Irwan Hidayat Ajak Semua Kalangan Nabung Saham, dari Karyawan hingga ART