Ibu… Ibu di Mana?” — Ratapan dan Luka dari Banjir-Longsor Sumatra 2025

Photo Author
Bangun P Lubis, Suara Pembaruan
- Jumat, 5 Desember 2025 | 13:49 WIB

 

“Ibu… Ibu di Mana?” — Ratapan dan Luka dari Banjir-Longsor Sumatra 2025

 

Oleh: Bangun Lubis 

Saat hujan reda dan air mulai surut, yang tertinggal bukan hanya genangan.

Yang tertinggal adalah tangisan — panggilan manusia yang kini hanya bisa menunggu doa.

> “Ibu… Ibu di mana…?”

> “Anakku… Nak…!”,

> “Bang… pulanglah…”

Panggilan-panggilan itu melayang di antara puing, lumpur, rumah roboh, jalan rusak — dan harapan yang terkubur.

Data Terakhir: Angka—Tapi Juga Nyawa & Kehidupan

Menurut rilis terbaru Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga 4 Desember 2025:

* Total 836 orang meninggal dunia akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi — Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

* Ribuan lainnya hilang, luka, atau menjadi korban kerusakan: rumah hancur, desa lenyap, infrastruktur musnah — menjadikan bencana ini salah satu tragedi kemanusiaan terbesar di Sumatra tahun ini. ([Monitor Indonesia][1])

Korban bukan sekadar angka.

Halaman:

Editor: Bangun P Lubis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X