Di Balik Rencana Menkeu Purbaya Bangun Industri Hasil Tembakau, Ada Pusaran Pasar yang Dinilai Bikin Gigit Jari

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Rabu, 8 Oktober 2025 | 05:38 WIB
Menyoroti pandangan influencer, dr. Indrawan Nugroho terkait perkembangan industri tembakau di Indonesia. (Unsplash.com/@Katmed)
Menyoroti pandangan influencer, dr. Indrawan Nugroho terkait perkembangan industri tembakau di Indonesia. (Unsplash.com/@Katmed)

Ia menambahkan, tekanan terhadap industri legal tidak hanya datang dari sisi fiskal, tetapi juga dari perubahan perilaku konsumen. Masyarakat kini lebih sadar akan pentingnya kesehatan, dan rokok perlahan kehilangan daya tarik sosialnya.

“Dulu rokok menjadi simbol gaya hidup, sekarang justru dipandang negatif,” ujarnya.

Indrawan menukil data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menunjukkan penurunan signifikan konsumsi tembakau secara global—dari satu banding tiga orang dewasa pada tahun 2000 menjadi satu banding lima pada 2022.

Menurutnya, tren tersebut menandakan masa depan industri hasil tembakau tidak lagi semegah masa lalu. “Bertahan hanya dengan produk berbasis tembakau adalah strategi yang sudah usang,” katanya.

Ia menyarankan agar pelaku besar industri ini mulai melakukan diversifikasi ke sektor yang lebih berkelanjutan seperti teknologi, kesehatan, atau energi terbarukan.

“Bayangkan jika perusahaan tembakau berinvestasi di bidang kesehatan. Terdengar paradoksal, tapi justru bisa menjadi pilar ekonomi baru yang kuat dan stabil,” tutup Indrawan.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Polda Sulsel Tindak Penyalahgunaan BBM Subsidi

Selasa, 2 Juni 2026 | 20:25 WIB
X