Baca Juga: Tri Optimis jangkau DIY dan Jateng 99%
Untuk peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) PBN dan APBD di Kota Semarang 671.999 orang dan PBI APBN/APBD Demak 763.526 orang.
Untuk segmen Bukan Pekerja, tercaat 67.178 di Semarang dan 11.522 di Demak. Segmen PBPU (Peserta Bukan Penerima Upah) 143.796 di Demak dan 275.388 di Semarang, sedangkan segmen PPU (Peserta Penerima Upah) 315.552 di Demak dan 709.584 di Semarang.
Untuk pembayaran klaim yang dikeluarkan BPJS Kesehatan Cabang Semarang pada 2023 lalu, yakni Rp. 3.789.663.557.451, perinciannya Demak Rp295.351.105.287. dan Semarang Rp3.267.016.208.412. Pembayaran itu untuk 30 FKRTL dan 248 FKTPdi Kota Semarang serta 5 FKRTL dan 105 FKTP di Demak.
Partisipasi perusahaan yang ikut berkontribusi dalam Program CSR pun terbilang cukup baik. Saat ini, sebanyak 24 entitas kolektif telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, 4 entitas merupakan donasi dari Yayasan/Lembaga serta Badan Usaha, 12 entitas merupakan pendaftaran Peserta PBPU (Pekerja Bukan Penerima Upah) secara kolektif dari Yayasan/Lembaga serta 8 entitas Bukan Pekerja yaitu Pendaftaran Pekerja yang telah Purna Bhakti atau Pensiunan yang didaftarkan oleh Yayasan serta Badan Usaha.
Baca Juga: Registrasi QR Pertalite di Sulawesi Telah Mencapai 235 Ribu Pendaftar
Layanan kesehatan kepada peserta Program JKN oleh BPJS Kesehatan Cabang Semarang mengundang apresiasi dari pemerintah.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Mohammad Abdul Hakam mengatakan, kerjasama antara Dinas Kesehatan Kota Semarang dan BPJS Kesehatan telah menjadi salah satu pilar utama dalam upaya pihaknya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di kota Semarang.
Baca Juga: Perda Perubahan APBD 2024 Ditetapkan, Mbak Ita: Alhamdulillah Tepat Waktu
‘’Dari pelayanan kesehatan primer di puskesmas hingga penanganan kasus penyakit serius, dukungan BPJS Kesehatan membantu memastikan bahwa masyarakat Semarang mendapatkan pelayanan yang berkualitas tanpa khawatir mengenai biaya,’’ ungkap Hakam.
Kerjasama ini, kata dia, adalah langkah besar menuju sistem kesehatan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
“Kami berterima kasih atas dukungan dan kolaborasi dari BPJS Kesehatan, dan kami berharap dapat terus bekerja bersama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Semarang,” pungkasnya.*