“Hati saya sakit dan menangis bagaimana saya membayar semuanya, harta yang kami miliki hanya tempat teduh saja, serta suami saya hanya mengais rejeki dari berdagang nasi goreng untuk memenuhi kebutuhan sekeluarga,” ucapnya.
Sriyati mengaku sebagai rakyat kecil, sedikitnya uang yang didapat pada hari itu sangat berharga untuk menopang hidup sekeluarga.
Baca Juga: Indosat Ooredoo Hutchison Siap Dukung Perayaan HUT ke-79 RI di IKN
Dengan adanya jaminan kesehatan yg dimiliki, ia sekeluarga merasa tertolong sekali, bahkan tak hanya beberapa anggota keluarganya yang didaftarkan oleh pemerintah daerah tetapi seluruh anggota keluarganya tanpa terkecuali telah memiliki jaminan kesehatan.
“Ya Allah saya bersyukur sekali, aparat desa yang juga mengetahui kondisi kami yang sebenarnya juga membantu kami saat itu. Mereka yang menyampaikan jika pemerintah daerah telah mendaftarkan kami ke program ini. Bagaimana jadinya jika kami tidak punya” ucapnya.
Baca Juga: Mbah Sarno Mantan Militer Sukarela Terima Bantuan Presiden
Ia mengaku, seluruh anggota keluarganya telah memanfaatkan layanan kesehatan ini secara gratis, tak hanya sekali dua kali namun seringkali baik di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).
Tak mengharapkan jatuh sakit, tapi sakit itu bisa datang secara tiba-tiba diluar kendali. Sriyati ingin program jaminan kesehatan ini bisa terus langgeng, sehingga masyarakat kecil seperti dirinya bisa memanfaatkannya dan penghasilan yang ada bisa untuk memenuhi kebutuhan kami sehari-hari.
Baca Juga: Pilot WNA Selandia Baru Disandera dan Dibunuh KKB di Papua Tengah
“Saya beserta suami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Demak yang sampai saat ini telah mendaftarkan dan membayarkan iuran kami ke Program JKN. Kepada BPJS Kesehatan kami juga berterima kasih sehingga kami bisa berobat ke rumah sakit dengan tenang dan nyaman,” ucapnya.*
Artikel Terkait
PERSI Jawa Tengah, Ingatkan Pencegahan Potensi Fraud Dalam Penyelenggaraan JKN
Patuh Program JKN, 10 Badan Usaha Dapat Penghargaan
37.021.042 Penduduk Jateng Sudah Terdaftar Jadi Peserta JKN, 73, 18 Persen Aktif
Capaian UHC 100 Persen, Kota Semarang Terima Apresiasi Kepatuhan Program JKN
Dirut BPJS Kesehatan: Program JKN Mampu Beri Perlindungan Pada Masyarakat