“Kalau harus bayar sendiri, saya tidak tahu harus bagaimana. Sekali cuci darah saja biayanya luar biasa mahal,” ujarnya terharu.
RSUD Sunan Kalijaga menjadi pilihan utama Suprayitno karena lokasinya dekat dari rumah dan fasilitasnya lengkap, didukung dokter-dokter yang andal. Ia berharap Program JKN terus berlanjut dan tetap menanggung biaya pengobatan penyakit-penyakit berat seperti yang ia alami.
“Jangan sampai program ini berhenti. Kami, masyarakat kecil yang benar-benar butuh bantuan seperti ini akan sangat kesulitan kalau harus bayar sendiri,” pungkasnya.*
Artikel Terkait
BPJS Kesehatan Minta FKTP dan FKRTL Perkuat Komitmen Janji Layanan
Komitmen BPJS Kesehatan, Sediakan Akses Layanan JKN Tetap Beroperasi Selama Libur Lebaran 2025
Pastikan Kualitas Layanan Program JKN, Dirut BPJS Kesehatan Tinjau Langsung Layanan JKN di RS Hermina Banyumanik Semarang
Tinggi, Animo Warga Manfaatkan Layanan BPJS Kesehatan di Mal Pelayanan Publik Sukoharjo
BPJS Kesehatan Gandeng Figur Masyarakat Lewat PARTNER JKN untuk Perluas Edukasi kepada Masyarakat