Semarang, SUARA PEMBARUAN – BPJS Kesehatan berkomitmen memberikan pelayanan prima bagi seluruh peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), dengan cara melakukan kerjasama dan sinergi dengan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).Baca Juga: Kolaborasi dengan Ilmuwan Jepang, Dosen UNDIP Ciptakan Robot Hybrid Serangga Penyelamatan Korban Bencana
Kepala Kantor BPJS Kesehatan Kantor Cabang Semarang, Sari Quratul Ainy mengungkapkan, peran aktif dari seluruh fasilitas kesehatan baik itu FKTP maupun FKRTL di Kota Semarang dan Kabupaten Demak sangat diperlukan guna mencapai kualitas mutu pelayanan kepada peserta Program JKN.
Sejalan dengan hal tersebut, BPJS Kesehatan Kantor Cabang Semarang mengajak seluruh fasilitas kesehatan di Kota Semarang dan Kabupaten Demak yang telah bekerjasama untuk menepati dan memenuhi janji layanan Program JKN.Baca Juga: Resmikan Danantara, Prabowo Tegaskan Prinsip Transparansi dan Kehati-hatian
“janji layanan Program JKN ini merupakan komitmen dari penyedia layanan yang dinyatakan secara tertulis kepada peserta Program JKN, janji layanan tersebut sekaligus sebagai pengingat bagi seluruh pihak pemberi layanan maupun peserta terkait pelayanan Program JKN demi terwujudnya transformasi mutu layanan," ujar Sari, pekan lalu.
Sari menambahkan, guna memastikan peserta Program JKN mendapatkan pelayanan kesehatan dengan baik saat berobat ke rumah sakit, BPJS Kesehatan menugaskan petugas bagian Edukasi Pelayanan dan Pengaduan di Rumah Sakit (EP3RS) atau biasa disebut dengan BPJS Satu (Siap Membantu).Baca Juga: Tandatangani Keppres Dewas dan Badan Pelaksana Danantara, Prabowo: Bismillah
“Petugas BPJS Satu kami tugaskan di setiap rumah sakit untuk memantau dan melakukan costumer visit secara langsung secara rutin guna memastikan bahwa rumah sakit telah melaksanakan pelayanan kesehatan kepada peserta JKN sesuai dengan janji layanan JKN.” tambah Sari.
Seperti halnya dalam beberapa hari lalu, petugas BPJS Satu melaksanakan kunjungan ke Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) Kota Semarang untuk memastikan peserta Program JKN mendapatkan pelayanan kesehatan ketika berobat di rumah sakit tersebut sesuai dengan haknya.Baca Juga: Bahlil Lahadalia Sebut 2 Praktik Kecurangan Seputar LPG 3 Kg yang Rugikan Negara Rp13 Triliun
Ika Pertiwi, salah satu peserta Program JKN segmen Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) yang sedang mendapatkan pelayanan rawat inap di RS UNIMUS mengaku telah mendapatkan pelayanan kesehatan dengan baik dari pihak rumah sakit sesuai dengan haknya saat ini, ketika dikunjungi oleh petugas BPJS Satu.
“sudah beberapa hari saya rawat inap di Rumah Sakit UNIMUS, sebelumnya memang terdapat sakit dibagian perut. Sepertinya lambung, kemudian saya periksakan ke dokter keluarga dan diarahkan oleh dokter untuk rawat jalan. Beberapa kali sudah berangsur membaik," ucapnya.Baca Juga: Prestasi Zainal Arifin Paliwang dari Bhayangkara ke Singgasana Kaltara
Beberapa waktu kemudian, sakit itu kembali ia rasakan. Belum diketahui penyebabnya, kali ini rasa nyeri itu datang dengan rasa sakit yang lebih dari sebelumnya. Tak kuat menahan, Ika beberapa kali sempat hilang kesadaran. Hal itulah yang membuatnya langsung dibawa ke IGD Rumah Sakit UNIMUS.
“alhamdulillah semua pelayanan disini baik mulai dari penanganan IGD sampai dengan saat ini menjalani rawat inap. Semua petugas rumah sakit juga informatif dalam memberikan pelayanan dan yang terpenting tidak ada perbedaan pelayanan seperti apa yang beredar di luar sana," imbuhnya.Baca Juga: Disnakertrans Bengkulu Buka Program Magang ke Jepang
“Terima kasih untuk BPJS Kesehatan dan pihak Rumah Sakit UNIMUS, semua sesuai dengan ekspetasi saya. Dari awal memang saya pilih memakai JKN sebagai peserta mandiri karena biaya yang terjangkau namun tetap mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal,” ungkap Ika.
Sebagai penutup, tak lupa Sari berharap seluruh pihak dapat mendukung penuh jalannya Program JKN dengan tetap mengimplementasikan janji layanan JKN guna mensukseskan transformasi mutu layanan, sehingga seluruh peserta Program JKN mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik.*
Artikel Terkait
Harvey Moeis dan Sandra Dewi Terdaftar BPJS Kesehatan Kelas 3, Negara Tanggung dengan Nilai Segini
Belasan Ribu Peserta BPJS Kesehatan Mandiri di Bengkulu Selatan Tunggak Iuran
Sudah Bisa Dimanfaatkan, Yuk Periksa Kesehatan Gratis di Hari Ulang Tahun Tanpa BPJS Kesehatan, Begini Caranya!
Adnan Minta Camat, Kepala Desa/Lurah Daftarkan Masyarakatnya yang Belum Tercover BPJS Kesehatan
Awali 2025, BPJS Kesehatan Sosialisasikan Program JKN ke MAN 2 Kota Semarang