Adnan Minta Camat, Kepala Desa/Lurah Daftarkan Masyarakatnya yang Belum Tercover BPJS Kesehatan

Photo Author
M Kiblat Said, Suara Pembaruan
- Rabu, 12 Februari 2025 | 20:40 WIB
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis, Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Gowa, dr Andi Muhammad Dahrul dan seluruh camat, kepala desa/lurah di Gowa. (Ist)
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis, Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Gowa, dr Andi Muhammad Dahrul dan seluruh camat, kepala desa/lurah di Gowa. (Ist)

Pemerintah Kabupaten Gowa Masih Miliki Kuota Sebanyak 33.716 Orang.

Gowa – SUARA PEMBARUAN - Menjelang masa jabatannya dua periode di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) akan berakhir beberapa hari lagi,  Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan masih memikirkan masalah jaminan kesehatan bagi warganya. Dia meminta kepada seluruh camat, kepala desa/lurah untuk melakukan pendataan bagi masyarakatnya yang belum terdaftar dalam BPJS Kesehatan. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten Gowa masih memiliki kuota sebanyak 33.716 orang.

Hal itu dikemukakan saat Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan membuka Rapat Pemutakhiran Data PBPU Pemda Kabupaten Gowa bersama BPJS Kesehatan di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Rabu (12/2).

“Kuota 33.716 orang yang tadinya ditanggung oleh pemerintah daerah kini ditanggung pemerintah pusat. Artinya kita masih punya kuota yang uangnya sudah kita siapkan, tapi karena dialihkan ke pemerintah pusat makanya kosong. Jadi daftarkan segera karena kuotanya sudah ada,” katanya.

Orang nomor satu di Gowa itu menyebut, Penerintah Kabupaten Gowa terus berkomitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan yang baik, salah satunya melalui BPJS Kesehatan ini, sehingga melalui Rakor tersebut dirinya mengingatkan agar pemutakhiran data ini bisa segera dilakukan.

“Sejak dulu kita punya Program Kesehatan Gratis yang dinamakan Jamkesda yang kini berubah menjadi BPJS Kesehatan, yang menjadi masalah jika ada masyarakat kita yang tidak terdaftar. Tugas kita sampaikan kepada kepala lingkungan, dusun, RT/RW untuk melakukan pendataan siapa masyarakat yang belum terdaftar untuk ditanggung oleh pemerintah karena anggarannya sudah ada,” jelas Adnan.

Sementara Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Gowa, dr Andi Muhammad Dahrul mengatakan saat ini Pemerintah Kabupaten Gowa telah meraih UHC atau Universal Health Coverage dari BPJS Kesehatan dengan kepesertaan 99,60 persen dari total penduduk Kabupaten Gowa.

“Gowa sudah UHC dengan cakupan kepesertaan sebesar 99,60 persen dari jumlah penduduk. Ini lebih tinggi dari nasional yang berada di angka 98,63 persen, sehingga meminta kuota yang belum terpenuhi bisa segera diisi,” sebutnya.

Lebih lanjut, saat ini sebanyak 106.987 masyarakat yang telah didaftarkan oleh Pemerintah Kabupaten Gowa menggunakan anggaran PBI Pemda. Dimana BPJS Kesehatan telah bekerjasana dengan 26 Puskesmas se-Kabupaten Gowa, 16 klinik, dan 3 Rumah Sakit.

“Untuk memastikan pencapaian UHC dan terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, kita telah bekerjasama dengan seluruh pelayanan kesehatan milik pemerintah khususnya 26 Puskesmas yang ada. Semoga pertemuan ini para kepala desa/lurah bisa segera mencukupi kuota yang telah ditebtukan,” jelasnya.

Pada rapat ini Bupati Gowa turut didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis dan diikuti para pimpinan SKPD Lingkup Pemkab Gowa, camat dan lurah/desa se-Kabupaten Gowa.(SP.news).

Editor: M Kiblat Said

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Rekomendasi

Terkini

GMTD Perkuat Peran Kader Posyandu di Makassar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:47 WIB
X