c. Memupuk Devosi kepada Maria
Doa Rosario mempererat hubungan batin dengan Bunda Maria, yang adalah perantara rahmat dan pelindung umat beriman.
d. Melindungi dari Bahaya Rohani
Banyak orang kudus, seperti Santo Pius V dan Padre Pio, menyebut Rosario sebagai “senjata rohani” yang ampuh melawan godaan dan kejahatan.
e. Menguatkan Komunitas dan Keluarga
Rosario yang didoakan bersama mengikat umat dalam ikatan spiritual dan kebersamaan iman, baik di keluarga maupun lingkungan.Baca Juga: Soroti Tantangan Finansial dalam Pendidikan Dokter Spesialis, Menkes: Beban Berat bagi yang Bukan dari Keluarga Mampu
Doa Rosario dalam Penampakan Maria
Dalam penampakan Maria di Fatima (1917), Bunda Maria menegaskan:“Berdoalah Rosario setiap hari untuk memperoleh perdamaian dunia dan akhir dari perang.”
Demikian pula di Lourdes dan Guadalupe, Maria menampakkan diri sebagai ibu umat manusia dan menganjurkan Rosario sebagai sarana pertobatan dan kedekatan dengan Allah.
Bulan Maria dan doa Rosario adalah kesempatan spiritual yang berharga untuk memperbaharui iman, memperdalam cinta kepada Yesus dan Maria, serta memperkuat hidup rohani umat.
Dalam dunia yang penuh tantangan, Rosario adalah jalan sederhana namun mendalam untuk meraih kekuatan, penghiburan, dan keselamatan.Baca Juga: PGN Perkuat Ketahanan Energi Nasional Melalui Optimalisasi Operasional di Kuartal I 2025
Sebagaimana dikatakan oleh Paus Yohanes Paulus II:“Rosario adalah doa favoritku. Doa yang indah dalam kesederhanaan dan kedalaman.”*