Setelah Infak: Ketika Tangan Telah Melepas, Hati Jangan Ikut Melekat

Photo Author
Bangun P Lubis, Suara Pembaruan
- Rabu, 4 Maret 2026 | 14:57 WIB
Bersedekah
Bersedekah

Setelah Infak: Ketika Tangan Telah Melepas, Hati Jangan Ikut Melekat

Oleh: Bangun Lubis – Wartawan Muslim

Ada satu fase yang sering luput dari perhatian kita dalam bersedekah: bukan saat memberi, tetapi setelah memberi.

Banyak orang mampu berinfak. Namun tidak semua mampu menjaga hatinya setelah infak itu dilepaskan.

Allah mengingatkan dengan sangat lembut dalam Al-Qur’an:

> *“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu merusak sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan penerima)...”(QS. Al-Baqarah: 264)

Ayat ini bukan melarang kita bersedekah. Justru sebaliknya, Allah sedang menjaga pahala kita agar tidak hangus oleh satu penyakit halus: merasa berjasa.

Baca Juga: Viral Nenek Bayar Utang Pakai Beras dan Gula, Warganet Tergerak Melunasi

Setelah infak, jangan ada kalimat yang melukai.

Jangan ada cerita yang diulang-ulang tentang kebaikan kita.

Jangan ada bisikan dalam hati, “Kalau bukan karena saya…”

Karena sesungguhnya, ketika kita memberi, kita bukan sedang menolong orang lain. Kita sedang menolong diri sendiri.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Halaman:

Editor: Bangun P Lubis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Ketika Adab Runtuh, Negeri Tinggal Nama

Sabtu, 3 Januari 2026 | 12:04 WIB

Allah Selalu Menjagamu Setiap Desah Nafasmu

Kamis, 18 September 2025 | 07:33 WIB

Allah Mencintai Hamba yang Terus Berbuat Baik

Rabu, 17 September 2025 | 07:46 WIB

Ketika Kesabaran Menjadi Jalan Hidayah

Jumat, 23 Mei 2025 | 15:07 WIB

Husniah Lepas 599 Jemaah Calon Haji Gowa

Jumat, 25 April 2025 | 13:46 WIB
X