"Cinta dan Janji Allah: Rahmat yang Mengalir kepada Hamba-Nya"

Photo Author
Bangun P Lubis, Suara Pembaruan
- Rabu, 7 Mei 2025 | 09:48 WIB
Salat Malam yang Menggetarkan Jiwa. [ SUARA PEMBARUAN/ Foto: Muslimah.News]
Salat Malam yang Menggetarkan Jiwa. [ SUARA PEMBARUAN/ Foto: Muslimah.News]

SUNGGUH Ketiadaan ilmu dan ketidakfahaman terhadap Kalimatullah, yakni firman-firman Allah yang terbentang dalam Al-Qur’an al-Karim, menjadi sebab mengapa umat Islam seringkali goyah dan gamang dalam menjalani kehidupan di muka bumi ini.

Padahal, dalam banyak ayat-Nya, Allah SWT telah menjawab berbagai pertanyaan dan kegelisahan manusia, menawarkan solusi hidup, serta membimbing hamba-hamba-Nya menuju jalan yang lurus dan penuh berkah.

Allah telah menyuruh kita untuk bertawakal, mengikuti perintah-Nya dan Rasul-Nya, serta menjauhi larangan yang telah digariskan oleh keduanya. Untuk apa? Agar Allah melimpahkan rahmat, keberkahan, dan mencukupi segala kebutuhan hidup, baik di dunia maupun di akhirat kelak.

Prhatikan firman Allah dalam surah Al-Jin ayat 16: "Dan bahwasanya: jikalau mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu (agama Islam), benar-benar Kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar (yakni rezeki yang melimpah)." (QS. Al-Jin: 16).

Baca Juga: Islam Memberikan Kedudukan Tinggi Bagi Kaum Wanita yang Shalihah

Satu ayat ini saja sudah mengandung janji yang luar biasa dari Allah—bahwa siapa yang istiqamah di atas jalan-Nya, akan dicukupkan dan diberi rezeki dengan cara yang tak terbayangkan.

Namun, betapa banyak di antara kita yang jarang membaca Al-Qur’an, enggan memahami maknanya, dan ragu terhadap perkataan Allah. Maka tidak heran, kita tak kunjung merasakan ketenangan. Kita menjadi hamba yang sibuk mengejar dunia, namun lalai dari kewajiban utama: mentaati Allah dan Rasul-Nya.

Bagaimana mungkin Allah akan mencukupi kebutuhan hamba yang berpaling dari-Nya? Sementara syarat utama kecukupan adalah berjalan di atas jalan Islam, yaitu jalan ibadah, amal saleh, dan ketaatan.

Simak pula firman Allah dalam surat Ath-Thalaq ayat 3: “Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.” (QS. Ath-Thalaq: 3)

Taat atas Perintah Allah

Namun ingat, janji ini bukan untuk yang hanya mengucap lisan. Tawakal harus disertai usaha nyata: mentaati perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Barulah Allah mencukupkan kebutuhan umat-Nya.

Benar, rezeki itu harus dijemput dengan kerja dan usaha. Tapi yang lebih penting adalah kesadaran bahwa sesungguhnya Allah-lah yang menjamin kebutuhan kita.

Baca Juga: Adab Bekerja Bagi Seorang Islam

“Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya.” (QS. Hud: 6)

Halaman:

Editor: Bangun P Lubis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Ketika Adab Runtuh, Negeri Tinggal Nama

Sabtu, 3 Januari 2026 | 12:04 WIB

Allah Selalu Menjagamu Setiap Desah Nafasmu

Kamis, 18 September 2025 | 07:33 WIB

Allah Mencintai Hamba yang Terus Berbuat Baik

Rabu, 17 September 2025 | 07:46 WIB

Ketika Kesabaran Menjadi Jalan Hidayah

Jumat, 23 Mei 2025 | 15:07 WIB

Husniah Lepas 599 Jemaah Calon Haji Gowa

Jumat, 25 April 2025 | 13:46 WIB
X