Detik-Detik Pidato Terakhir Ali Khamenei Sebelum Gugur, Sindir AS Menuju Kehancuran

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Rabu, 4 Maret 2026 | 11:10 WIB
Menyoroti isi pidato terakhir pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei sebelum dilaporkan gugur dalam serangan AS-Israel di Teheran. (X.com/@khamenei.ir)
Menyoroti isi pidato terakhir pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei sebelum dilaporkan gugur dalam serangan AS-Israel di Teheran. (X.com/@khamenei.ir)

 



Jakarta, SUARA PEMBARUAN - Sebagian publik media sosial tengah ramai membicarakan gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel.

Serangan udara dilaporkan terjadi pada Sabtu, 28 Februari 2026, menyasar wilayah Iran termasuk kompleks kediaman keluarga Khamenei di Teheran yang disebut dihantam puluhan bom.

Presiden AS, Donald Trump, bahkan memberikan pernyataan terbuka terkait kabar wafatnya Khamenei.

“Khamenei, salah satu orang paling jahat dalam sejarah, telah mati,” tulis Trump melalui media sosial miliknya, Social Truth, pada Minggu, 1 Maret 2026.

Kepergian Khamenei pun memicu duka mendalam di Iran, mengingat posisinya sebagai figur sentral dalam pemerintahan Republik Islam Iran selama puluhan tahun.

Pidato Terakhir yang Kini Viral

Di tengah kabar duka tersebut, beredar kembali cuplikan pidato terakhir Khamenei yang disampaikan pada 17 Februari 2026.

Berdasarkan laporan NDTV World pada 3 Maret 2026, pidato itu disampaikan dalam peringatan pemberontakan Tabriz 1978 di Provinsi Azerbaijan Timur.

Dalam pidatonya, Khamenei secara tegas menyoroti Amerika Serikat sebagai sekutu utama Israel.

“Kekaisaran itu (AS) sebenarnya tengah menuju kehancuran,” tegasnya kala itu.

Pernyataan tersebut kini ramai diperbincangkan karena dianggap sebagai pesan terakhirnya sebelum eskalasi konflik memuncak.

Kritik Tajam untuk Trump dan Sistem AS

Dalam kesempatan yang sama, Khamenei juga menyinggung berbagai kebijakan kontroversial Trump yang menurutnya memicu perpecahan di dalam negeri Amerika.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X