Jakarta, SUARA PEMBARUAN - Selebgram Tresnany Moonlight membagikan pengalaman mencekam yang ia alami saat berada di Dubai, Uni Emirat Arab, yang disebut menjadi sasaran serangan rudal Iran pada Senin, 2 Maret 2026.
Serangan tersebut dikabarkan menyasar fasilitas militer Amerika Serikat di wilayah Dubai. Aksi itu disebut sebagai balasan Iran setelah sebelumnya AS bersama Israel melancarkan serangan gabungan ke Teheran. Serangan tersebut bahkan diklaim menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, pada 28 Februari 2026.
Dalam perkembangan terbaru, ratusan rudal dilaporkan melintas di langit UEA. Bahkan, dua bangunan ikonik disebut terdampak, yakni bandara internasional Dubai dan hotel mewah Burj Al Arab.
Tresnany yang kini menetap di Dubai mengungkapkan bahwa pada hari Sabtu sebelumnya, banyak rudal Iran diarahkan ke kota tersebut. Dalam unggahan Instagram Story @tresnanyyy, ia menjelaskan sebagian besar serangan berhasil ditangkis. Namun, puing-puing rudal tetap berjatuhan, salah satunya di area Palm Jumeirah.
Ia menyebut pecahan rudal jatuh di kawasan hotel setempat. Menurutnya, kejadian itu cukup menakutkan karena yang jatuh hanya serpihan, sehingga ia membayangkan dampaknya jika rudal tersebut tidak berhasil dicegat.
Tresnany juga menggambarkan situasi panik yang sempat terjadi. Ia mengaku mendengar beberapa kali suara ledakan di berbagai wilayah Dubai. Warga dan wisatawan disebut sempat ketakutan ketika puing rudal berhamburan.
Selain itu, pemerintah setempat mengirimkan pesan peringatan melalui SMS kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Pesan tersebut diterima tengah malam saat ia hendak tidur. Ia mengatakan semua orang menerima notifikasi alarm setelah rentetan ledakan terdengar.
Dalam penjelasannya, Tresnany menyebut ada 137 roket Iran yang terdeteksi di langit UEA. Selain itu, 209 drone juga terpantau, dengan 195 berhasil dihancurkan dan sisanya jatuh ke laut.
Ia mengaku tidak bisa beristirahat hingga pagi hari karena suara pesawat militer terus melintas. Bahkan setelah sempat terlelap, ia kembali terbangun akibat suara ledakan yang terdengar lagi pada pagi hari.
Pemerintah juga mengimbau warga untuk menjauhi jendela saat berada di dalam ruangan. Hal ini membuatnya semakin cemas, sebab posisi tempat tidurnya berada dekat jendela besar.
Hingga sekitar pukul 10.00 waktu setempat, Tresnany mengaku masih mendengar suara ledakan yang menurutnya terdengar seperti petir di kejauhan. Ia pun tidak menampik rasa takut dan kegelisahan yang masih ia rasakan di tengah situasi tersebut.
Artikel Terkait
Trump Dikecam Usai Serang Iran, Situasi Memanas: Iran Balas Bom Pangkalan Militer
Evakuasi Bertahap Terus Berjalan, DPR Minta WNI di Wilayah Konflik Israel-Iran Tetap Tenang
Pakar UGM Soroti Eskalasi Unjuk Rasa Di Iran Di Titik Kritis, Ribuan Tewas dalam Kerusuhan Terparah Sejak Revolusi 1979
Perang Israel–Iran Memanas, Bandara Dubai hingga Madinah Ditutup, WNI Terjebak
Dunia Berduka! Ali Khamenei Tewas, Iran Tuduh Amerika Serikat–Israel Lakukan Pembunuhan Terencana