Vatikan, SUARA PEMBARUAN – Dalam suasana duka dunia, Presiden ke-7 RI, Joko Widodo hadir sebagai utusan khusus Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Paus Fransiskus yang wafat pada usia senja. Misa pemakaman digelar dengan khidmat pada Sabtu, 26 April 2025.Baca Juga: Film Animasi JUMBO Tunjukkan Kelas Dunia, BINUS @Semarang Bangga Rayakan Karya Anak Bangsa
Lewat sebuah video yang diunggah di Instagram, Minggu (27/4), Jokowi menyampaikan belasungkawa yang mendalam, sekaligus pesan damai dari Presiden Prabowo kepada umat Katolik di seluruh dunia.Baca Juga: Andi Ina Kartika Sari Kembali Pimpin IKA SMANSA Periode 2025-2029
“Kami kehilangan seorang panutan yang memberikan warisan cinta atas perdamaian dunia,” ucap Jokowi penuh haru.
Tak hanya itu, ia mengenang Paus Fransiskus sebagai sosok yang mewariskan keteladanan dalam kerendahan hati, dan kepedulian lintas batas bangsa dan agama.Baca Juga: Bandara Ahmad Yani Kembali Berstatus Internasional, Ahmad Luthfi Kembangkan Penerbangan Perintis ke Karimunjawa dan Blora
“Akhirnya, kami semua berdoa agar Yang Teramat Suci Paus Fransiskus beristirahat dalam damai abadi dan semoga jiwanya diterima di pangkuan Tuhan Yang Maha Kasih,” tuturnya.Baca Juga: Minta Bayaran Rp150 Juta Sekali Tampil, Lisa Mariana Bikin Geger! Pablo Benua: Emangnya Artis Kelas Dewa?
Jokowi tak sendiri dalam misi mulia ini. Ia didampingi oleh Menteri HAM Natalius Pigai, Wakil Menteri Keuangan Thomas Dwijandono, serta mantan Menteri ESDM Ignasius Jonan — sebuah simbol keberagaman Indonesia yang menyampaikan pesan persatuan dan penghormatan lintas iman.*
Artikel Terkait
Menuju Peristirahatan Terakhir: Kardinal Giovanni Re Pimpin Pemakaman Paus Fransiskus Besok di Vatikan
Presiden Prabowo Kirim Surat Duka Cita untuk Paus Fransiskus, Diantar Utusan Khusus Dipimpin Mantan Presiden Jokowi
Tangis Dunia Mengiringi Kepergian Paus Fransiskus: Simbol Cinta dan Perdamaian Beristirahat dalam Damai
Menanti Konklaf Usai Wafatnya Paus Fransiskus, Siapa Penerus Tahta Suci?
Presiden Berganti, Diplomasi Tetap Berlanjut: Strategi di Balik Pengutusan Jokowi ke Pemakaman Paus