Buntut Penembakan TKI di Malaysia, Presiden Prabowo: Jangan Coba-coba Masuk Lewat Jalur Ilegal

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Minggu, 2 Februari 2025 | 19:11 WIB
[16.50, 2/2/2025] +62 811-2594-394: Presiden Prabowo yakin Malaysia akan lakukan investigasi penembakan 5 WNI. (Instagram.com/prabowo)
[16.50, 2/2/2025] +62 811-2594-394: Presiden Prabowo yakin Malaysia akan lakukan investigasi penembakan 5 WNI. (Instagram.com/prabowo)

SUARA PEMBARUAN - Kabar tentang penembakan 5 Warga Negara Indonesia atau WNI di Malaysia mendapat respon dari Presiden Prabowo.

Seperti yang telah diketahui, bahwa terjadi penembakan kepada lima Pekerja Migran Indonesia atau PMI di Malaysia yang dilakukan oleh Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM).Baca Juga: Puja Kesuma Secara Aklamasi Terpilih Ketua Karang Taruna Provinsi Bengkulu

Para pekerja migran ini diduga sedang berusaha untuk keluar dari Malaysia dengan cara ilegal.

Kejadian tersebut terjadi di wilayah Tanjung Rhu, Selangor, Malaysia pada Jumat, 24 Januari 2025 pukul 03.00 dini hari waktu setempat.

Sementara timah panas terpaksa dilepaskan karena menurut laporan dari APMM, telah terjadi penyerangan yang dilakukan oleh para WNI.Baca Juga: Satgas PAM Puter Enggano Bersama Masyarakat Bersihkan Jalur Evakuasi Pengungsi di Desa Malakoni

Namun sebaliknya, dalam keterangan yang diungkap di laman resmi Kementerian Luar Negeri, para WNI ini membantah telah melakukan perlawanan dengan senjata tajam kepada aparat APMM.

“HA dan MZ telah mendapatkan perawatan dan dalam kondisi stabil,” tulis pernyataan Kementerian Luar Negeri pada Selasa, 28 Januari 2025.

“Keduanya juga menjelaskan kronologi kejadian dan menyatakan tidak ada perlawanan dengan senjata tajam dari penumpang WNI terhadap aparat APMM,” tambahan informasi dari pernyataan tersebut.Baca Juga: Kader KAMMI Diminta Persiapkan Diri Jadi Pemimpin Masa Depan

HA dan MZ merupakan WNI, 2 dari 3 korban penembakan yang identitasnya telah terverifikasi dan menjalani perawatan di rumah sakit dengan kondisi stabil.

Presiden Prabowo yakin Malaysia akan menginvestigasi kasus penembakan

Usai memberikan arahan dalam Rapat Pimpinan TNI Polri Tahun 2025 pada Kamis, 30 Januari 2025, Presiden mengungkapkan harapannya agar proses investigasi dapat dilakukan secara menyeluruh oleh pihak berwenang setempat.

“Iya, itu sedang kita tentunya berharap ada investigasi,” kata Presiden Prabowo di The Tribrata, Jakarta pada Kamis, 30 Januari 2025.Baca Juga: Ombudsman Umumkan 10 Kabupaten dan Kota di Bengkulu Zona Hijau Pelayanan Publik

Meminta masyarakat Indonesia untuk tidak menempuh jalur ilegal saat masuk ke negara asing

Dalam kesempatan itu, presiden juga kembali mengingatkan untuk tidak melakukan tindakan masuk ke negara lain dengan cara ilegal.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X