Prabowo Copot Dadan Hindayana dari BGN, Nanik S. Deyang Nahkodai Program Makan Bergizi Gratis

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Rabu, 3 Juni 2026 | 06:15 WIB
Dadan Hindayana dicopot dari pucuk pimpinan BGN dan diganti Nanik S Deyang
Dadan Hindayana dicopot dari pucuk pimpinan BGN dan diganti Nanik S Deyang


Jakarta, SUARA PEMBARUAN - Pemerintah melakukan perombakan di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN). Presiden Prabowo Subianto resmi mengganti Kepala BGN, Dadan Hindayana, dengan Nanik S. Deyang sebagai bagian dari penguatan pelaksanaan program prioritas nasional.


Pergantian tersebut diumumkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya serta Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari dalam konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, Selasa (2/6) malam.


Menurut Prasetyo, keputusan tersebut diambil setelah Presiden melakukan evaluasi terhadap kinerja BGN selama sekitar satu setengah tahun sejak program Makan Bergizi Gratis (MBG) dijalankan pada awal 2025.


“Badan Gizi Nasional memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung agenda pemerintah di bidang peningkatan kualitas gizi masyarakat. Tugas ini menuntut tata kelola yang kuat, koordinasi lintas sektor yang efektif, serta kepemimpinan yang mampu memastikan seluruh program berjalan tepat sasaran, tepat waktu, dan sesuai prinsip akuntabilitas,” kata Prasetyo.


Ia menjelaskan, selama proses evaluasi Presiden menerima berbagai masukan dari kementerian dan lembaga terkait, masyarakat, hingga penerima manfaat program MBG. Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar pergantian jajaran pimpinan BGN.


Tidak hanya posisi kepala badan, dua wakil kepala BGN juga mengalami pergantian. Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya digantikan oleh Agustina Arumsari serta Trenggono.


Pemerintah berharap kepemimpinan baru dapat segera melakukan konsolidasi internal, memperkuat koordinasi dengan kementerian dan lembaga, serta meningkatkan sinergi bersama pemerintah daerah di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.


“Dengan kepemimpinan yang baru, kita berharap pelaksanaan program-program prioritas dapat semakin dipercepat, kinerja organisasi semakin baik, tata kelola semakin kuat, serta manfaat yang dirasakan masyarakat semakin nyata, terutama dalam upaya meningkatkan kualitas gizi, kesehatan, dan sumber daya manusia Indonesia,” ujarnya.


Prasetyo menegaskan pergantian pimpinan ini tidak akan mengganggu pelaksanaan program-program BGN yang sedang berjalan, terutama program MBG yang menjadi salah satu agenda prioritas pemerintahan Prabowo.*

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X