Di sisi lain, Ratna juga meminta pihak kepolisian untuk bergerak cepat dalam mengungkap dugaan kasus pelecehan seksual oleh tersangka penyandang disabilitas di Mataram, NTB.
"Kami juga mengapresiasi kerja-kerja cepat (polisi), termasuk lembaga-lembaga masyarakat di sana, dan juga pekerja sosial," tegasnya.Baca Juga: Tekad Wujudkan Pemerintahan Bersih dan Korupsi, Prabowo : Saya Ditertawakan dan Diejek
Terkait upaya pelaporan korban soal kasus pelecehan seksual di NTB, ternyata juga ada kaitannya dengan langkah awal pengungkapan pelanggaran hukum.
Speak Up Bisa Hentikan Potensi Bahaya di Masyarakat
Organisasi Lembaga Swadaya Masyarakat di Inggris, National Guardian menilai masalah yang terjadi di lingkungan sosial penting bagi korban untuk angkat bicara untuk menghentikan potensi bahaya di lingkungan sekitarnya.Baca Juga: Terus Gaungkan Antikorupsi, Presiden Prabowo: Rakyat Pasti Bahagia Kalau Pemerintah Bersih
"Jika kita merasa ada sesuatu yang salah, penting bagi kita semua untuk merasa mampu angkat bicara guna menghentikan potensi bahaya," tulis pernyataan National Guardian di laman resminya.
Istilah whistleblowing atau pengungkapan pelanggaran juga sering digunakan untuk menyampaikan masalah tentang berbagai masalah hukum dan etika.Baca Juga: Kunjungi Tambak Ikan Nila Salin di Karawang, Prabowo Cek Potensi Bahan Makan Bergizi Gratis
Artikel Terkait
Komnas Perempuan: Butuh Keseriusan, Perbaiki Sistem Pembuktian Kasus Kekerasan Seksual
Bocah 8 Tahun di Jombang jadi Korban Kekerasan Seksual
Banyak Kasus Kekerasan Seksual di Sekolah, Ini Pesan Ganjar Pada Kepsek
UNDIP Deklarasikan Aman dari Kekerasan Seksual