Uang tersebut, menurut jaksa, telah dititipkan kepada penyidik Kejaksaan Negeri OKI sebagai bagian dari upaya pengembalian kerugian negara.
Terbongkar Awal 2026
Kasus ini pertama kali mencuat pada Januari 2026 setelah penyidik Kejaksaan Negeri OKI menemukan dugaan penyimpangan dalam penyaluran KUR BSI KCP Tulang Bawang Unit II selama periode 2022–2023.
Pada 8 Januari 2026, tiga tersangka langsung ditetapkan dan ditahan di Lapas Kelas II B Kayuagung untuk kepentingan penyidikan.
Penyidik juga menyatakan masih membuka kemungkinan adanya pihak lain yang ikut menikmati aliran dana pembiayaan tersebut.
Kini jaksa bersiap menghadirkan sekitar 30 saksi dan empat orang ahli untuk mengurai mekanisme penyaluran KUR, aliran dana, hingga dugaan peran masing-masing terdakwa.
Kesaksian para saksi akan menjadi kunci untuk mengungkap apakah puluhan petani tambak benar-benar mengajukan pembiayaan sebagaimana tercatat dalam dokumen kredit atau justru hanya dijadikan nama dalam skema yang kini tengah diuji di hadapan majelis hakim.
Menanggapi perkara tersebut, VP Corporate Communication BSI, Siti Darojah Sri Wahyuni, menyatakan pihaknya menghormati dan mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan.
Menurutnya, BSI tetap berkomitmen menjalankan prinsip hukum, integritas, dan tata kelola perusahaan yang baik di seluruh lini operasional.
“BSI menghormati dan mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan secara transparan oleh otoritas berwenang seraya menunggu adanya keputusan hukum yang berkekuatan tetap,” ujarnya, seperti dikutip dari Kilat.com.
Ia menegaskan manajemen akan menindak tegas setiap pelanggaran ketentuan perbankan dengan tetap menjunjung asas praduga tidak bersalah. Di saat yang sama, BSI memastikan seluruh layanan operasional berjalan normal serta keamanan dana dan data nasabah tetap terjaga.*
Artikel Terkait
Warga Pesanggaran Minta Kejelasan Izin Tambang Emas dan SUTET, DPRD Banyuwangi Tegur PT BSI
Properti dan Investasi Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi 2026, BSI Dorong Pembiayaan Syariah Inklusif
BSI akan Dampingi RSUD Syekh Yusuf Dalam Berbagai Aspek Pengembangan
Ekspansi Global BSI 2026 Harus Terukur, Analis Ingatkan Jangan Agresif Tanpa Strategi
Pemkab Gowa Kolaborasi BSI Bedah Rumah Miskin Ekstrem