Ambil Langkah Hukum Terkait Tuduhan Ijazah Palsu, Jokowi: Agar Semuanya Jelas

Photo Author
Redaksi, Suara Pembaruan
- Jumat, 2 Mei 2025 | 11:40 WIB
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). (Instagram.com/@jokowi)
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). (Instagram.com/@jokowi)


 

Jakarta, SUARA PEMBARUAN – Perbincangan di media sosial kembali memanas menyusul tindakan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), yang secara resmi melaporkan kasus dugaan pemalsuan ijazah yang dikaitkan dengan dirinya sejak jenjang SMA hingga kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM).Baca Juga: Peringati Hari Buruh Internasional, Pemprov Bengkulu Salurkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan pada Ahli Waris Pekerja

Sebelumnya, sejumlah anggota Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) sempat mendatangi kediaman Jokowi di Surakarta, Jawa Tengah, guna menuntut pembuktian fisik dari ijazah asli mantan kepala negara tersebut.

Merespons situasi yang tak kunjung mereda, Jokowi pun mengambil langkah hukum dengan mendatangi Polda Metro Jaya di Jakarta pada Rabu, 30 April 2025, untuk membuat laporan resmi terkait tudingan tersebut.Baca Juga: Janji Kaji Ulang Pajak Gaji Buruh, Prabowo: Kalau Gaji Kecil, Pajak Jangan Berat

Dalam keterangannya kepada awak media usai pelaporan, Jokowi menjelaskan mengapa baru sekarang membawa perkara ini ke jalur hukum.

Ayah dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka itu mengaku bahwa isu ini sebenarnya telah ia dengar sejak masa kepresidenannya, namun ia menganggap saat itu permasalahan sudah selesai.Baca Juga: Tekan Kebocoran PAD, Dinas Lingkungan Hidup Tertibkan Reklame Ilegal di Kota Bengkulu

“Waktu masih menjabat, saya kira sudah tidak perlu ditanggapi lagi. Tapi ternyata isu ini terus muncul dan jadi bola liar. Jadi sekarang saya ambil langkah hukum,” jelasnya.

Menurut Jokowi, penanganan hukum akan membawa kejelasan dan menghentikan spekulasi yang terus berkembang.Baca Juga: Turun ke Jalan, Gubernur Pramono Naik Transjakarta Bareng ASN

“Kalau dibawa ke proses hukum, semuanya bisa diluruskan. Jadi masyarakat bisa melihat sendiri secara terang dan tidak simpang siur,” pungkasnya.*

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X