Jejak Mande Ilang dan Lahirnya Mandailing ( Bagian I )

Photo Author
Bangun P Lubis, Suara Pembaruan
- Selasa, 21 Oktober 2025 | 07:13 WIB
Ranah Mandailing
Ranah Mandailing

 

Oleh: Bangun Lubis – Wartawan -  Asal Desa Muarasoro, Kotanopan, Mandailing Natal, Sumatera Utara

Ada satu wilayah di ujung selatan Sumatera Utara yang menyimpan jejak panjang peradaban dan kisah turun-temurun yang tak lekang oleh waktu: Mandailing. Ia bukan sekadar nama daerah, melainkan identitas yang lahir dari pertemuan berbagai budaya, keyakinan, dan sejarah panjang manusia yang berdiam di antara lembah hijau dan aliran sungai yang tenang.

Masyarakat Mandailing tumbuh dari bumi yang subur — dari desa-desa di sekitar **Kotanopan**, Panyabungan, hingga ke pesisir Natal. Dari tanah inilah banyak perantau Mandailing menapaki hidup, namun akar sejarahnya selalu tersimpan rapi di hati: pada adat, pada agama, dan pada cerita tua yang diwariskan secara lisan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Legenda Mande Ilang: Sebuah Cerita Rakyat

Sejak kecil, di Desa Muarasoro, Kotanopan, saya sering mendengar kisah tentang asal usul nama Mandailing. Kisah itu datang bukan dari buku atau arsip resmi, melainkan dari lisan orang-orang tua kampung yang sarat hikmah dan makna.

Baca Juga: Pemprov–Polda Bengkulu Satukan Langkah Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

Konon, kata Mandailing berasal dari dua kata dalam bahasa Minangkabau: mande yang berarti “ibu”, dan ilang yang berarti “hilang”. Maka jadilah sebutan mande ilang — ibu yang hilang.

Ceritanya, pada masa silam, seorang perempuan Minangkabau “hilang” atau lebih tepatnya berpindah tempat, lalu menetap di wilayah perbatasan antara Minangkabau (Sumatera Barat) dan Tanah Batak bagian selatan.

Ia menikah dengan lelaki setempat, membangun keluarga, dan dari keturunan merekalah lahir satu komunitas yang dikenal sebagai orang Mandailing.

Boleh jadi kisah ini hanya legenda. Namun dalam masyarakat tradisional, legenda sering kali menyimpan “jejak sejarah” — bukan dalam bentuk tanggal dan angka, melainkan dalam bentuk ingatan kolektif, yang menjaga identitas dan kebanggaan sebuah komunitas. Cerita mande ilang bukan sekadar dongeng, melainkan refleksi atas sejarah panjang pertemuan antara orang Minangkabau dan Mandailing di perbatasan dua budaya besar Sumatera.

Jejak Minangkabau di Tanah Mandailing

Hubungan kultural Mandailing dengan Minangkabau bukan hanya dalam kisah lisan. Ia nyata dalam adat, bahasa, dan sistem sosial.

Baca Juga: Mengubah Perusahaan Jamu Keluarga Jadi Ikon Industri Internasional

Halaman:

Editor: Bangun P Lubis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X