politik

Ahmad Luthfi Teladani Jenderal Hoegeng Demi Jawa Tengah Jujur dan Berintegritas

Kamis, 21 November 2024 | 10:30 WIB

Semarang, SUARA PEMBARUAN – Ahmad Luthfi dan Taj Yasin mengakhiri debat pamungkas Pilkada Jawa Tengah 2024 dengan pernyataan yang emosional dan menggugah.


Pada Rabu, 20 November 2024, mereka memanfaatkan durasi empat menit untuk menyampaikan apresiasi, refleksi, dan harapan mereka untuk masa depan Jawa Tengah yang lebih baik.

Ahmad Luthfi memulai dengan menyampaikan penghargaan kepada pasangan Andika-Hendi, yang mereka anggap sebagai sahabat dalam perjalanan Pilkada.Baca Juga: Pemprov Bengkulu Berkometmen Tingkatkan Tata Kelola Pemerintah Bersih dan Akuntabel


Luthfi menekankan pentingnya kerja sama dalam proses demokrasi, serta menghargai persaingan sehat yang telah terjadi selama kampanye.

Refleksi mereka tentang tantangan yang dihadapi selama masa kampanye juga turut memperlihatkan kedalaman pemikiran mereka terhadap kondisi sosial dan ekonomi Jawa Tengah.Baca Juga: Mari-Yo Pemimpin Merakyat dan Pekerja Keras, Coblos Nomor 2

Selain itu, dalam pernyataan penutup, pasangan ini juga mengungkapkan harapan mereka untuk masa depan provinsi tersebut.

Mereka berkomitmen untuk terus bekerja keras demi kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah, dan berharap agar setiap keputusan yang diambil nantinya dapat membawa perubahan positif bagi rakyat.Baca Juga: Ahmad Luthfi: Kebudayaan Kunci Harmoni dan Kemajuan Jawa Tengah

“Kami bangga disandingkan dengan kalian, dan apa pun hasilnya, kita tetap bersahabat,” ucap Luthfi yang disambut tepuk tangan audiens.

Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada Joko Widodo dan Prabowo Subianto atas dukungan selama masa kampanye.

Luthfi menyebut filosofi Jawa mikul duwur mendem jero sebagai landasan utama kepemimpinannya di Jawa Tengah.Baca Juga: Ahmad Luthfi Komitmen Perbanyak SLB dan Perlindungan Khusus untuk Penyandang Disabilitas

Dalam refleksi pribadinya, ia mengutip Jenderal Hoegeng sebagai panutan dalam kejujuran dan integritas.

“Menjadi Jenderal Hoegeng, bukan menjadi Sambo,” tegas Luthfi, menekankan komitmennya pada kepemimpinan yang jujur.

Luthfi juga menyampaikan permohonan maaf atas tindakan atau ucapan yang kurang berkenan selama debat dan kampanye.Baca Juga: Jelang Debat Terakhir, Luthfi-Yasin Salat Maghrib Berjamaah dan Doa Bersama

Dengan suara bergetar, ia mengucapkan terima kasih kepada keluarganya, terutama anak-anaknya, yang memberinya kekuatan.

Halaman:

Tags

Terkini