Ridwan Kamil Tersingkir di DKI, 5 Selebriti Ini juga Tersungkur di Pilkada 2024

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Kamis, 19 Desember 2024 | 18:30 WIB
idwan Kamil menyebut kekalahan di Pilgub DKI Jakarta 2024 bukan akhir dari segalanya, simak ulasan selengkapnya. (Instagram.com/@ridwankamil)
idwan Kamil menyebut kekalahan di Pilgub DKI Jakarta 2024 bukan akhir dari segalanya, simak ulasan selengkapnya. (Instagram.com/@ridwankamil)


SUARA PEMBARUAN - Pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ridwan Kamil yang berduet bersama calon wakilnya, Suswono secara resmi kalah dari kontestasi Pilkada Jakarta 2024.Baca Juga: Terkait OTT, Awal Mei KPK Hubungi Ombudsman Bengkulu Tanyakan Masalah Pelayanan Publik

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta secara resmi menetapkan Paslon Pramono Anung dan Rano Karno sebagai jawara Pilkada Jakarta 2024 dengan perolehan 50,07 persen suara.

Pengesahan ini dilakukan oleh Ketua KPU Jakarta, Wahyu Dinata di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat, pada Minggu, 8 Desember 2024 lalu.

Terkait hal itu, Ridwan Kamil mengatakan menang dan kalah dalam kontestasi maupun kompetisi itu adalah hal biasa.Baca Juga: Pemprov Jatim Pastikan PKB dan BBNKB Tidak Naik

Pria yang akrab disapa Emil itu memastikan akan tetap berkarya sebagai bentuk pengabdian sebagai seorang politikus.

"Kalau sudah berkontestasi harus siap menang, harus siap kalah dan kalah itu bukan akhir dari segalanya," ujar Emil kepada wartawan di Jakarta, pada Kamis, 19 Desember 2024.Baca Juga: Mesir dan Indonesia Kompak Suarakan Gencatan Senjata di Palestina

Di sisi lain, Emil juga berharap sesuatu yang lebih baik menantinya di masa yang akan datang.

"Kadang-kadang ada yang sifatnya nanti diganti oleh hal-hal yang lebih baik," harapnya.

Ridwan Kamil: Yang Penting Demokrasi Indonesia Membaik

Dalam kesempatan yang sama, Emil mengaku dirinya selalu optimis dalam menyikapi berbagai hal, termasuk demokrasi dan politik di Indonesia.

Politikus Golkar itu meyakini demokrasi ke depan akan terus berkembang dan akan semakin lebih baik.Baca Juga: Indonesia dan Mesir Miliki Kesamaan Memandang Islam Moderat dan Junjung Tinggi Toleransi

"Yang penting Indonesia maju, damai, demokrasinya membaik," yakinnya.

Emil juga mengungkap alasan dirinya masuk dunia politik karena ingin membangun demokrasi yang lebih baik di Indonesia.

"Saya masuk politik karena ingin membangun demokrasi yang lebih baik. Mudah-mudahan ke depan demokrasi kita semakin baik," ungkapnya.Baca Juga: Indonesia dan Mesir Miliki Kesamaan Memandang Islam Moderat dan Junjung Tinggi Toleransi

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X