Sujud Syukur, Gus Huda: Kemenangan Jaguar Simbol Semangat Persatuan dan Toleransi

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Kamis, 28 November 2024 | 09:47 WIB
Gus Huda bersama Agustina Wilujeng dan para relawan sujud syukur bersama usai hasil hitung cepat Pilwakot Semarang yang mengunggulkah Agustin-Iswar atas Yoyok-Joss.
Gus Huda bersama Agustina Wilujeng dan para relawan sujud syukur bersama usai hasil hitung cepat Pilwakot Semarang yang mengunggulkah Agustin-Iswar atas Yoyok-Joss.

Semarang, SUARA PEMBARUAN -Pengasuh Santri Ndalan Nusantara, Muchamad Nurul Huda yang dikenal dengan sebutan Gus Huda, melakukan sujud syukur bersama para santri dan tim pemenangan Jaguar (Jagoanku Agustin dan Iswar) di Posko Pemenangan di Jl Prof Dr Cipto, Semarang, Rabu (27/11) malam.


Dalam momen tersebut, Gus Huda terlihat sangat terharu setelah melihat hasil kemenangan berdasarkan real count dan quick count yang menguntungkan pasangan calon tersebut.
Ulama muda yang akrab disapa Gus Huda itu sangat terharu melihat angka kemenangan melalui real count dan quick count. Baca Juga: Unggul dalam Hitung Cepat, Agustin Iswar Minta Pendukung Tidak Jumawa, Kawal Sampai KPU


Walaupun bukan rekapitulasi resmi dari KPU, namun dengan selisih perolehan di kisaran 10 persen, jelas itu memberi sinyal kemenengan bagi Paslon 01 di ajang Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Semarang.

Dalam tausiyah tasyakuran itu, Gus Huda menyampaikan pandangannya penuh makna yang menggugah semangat persatuan dan toleransi masyarakat.Baca Juga: Gen Z Ikut Menangkan Luthfi-Yasin, Ketum Zilenial: Siap Berperan dalam Pembangunan Jateng 5 Tahun Kedepan

Dengan adanya kemenangan pada hitung cepat ini, lanjutnya, hal itu merupakan langkah awal perjuangan bersama untuk membangun Kota Semarang menjadi lebih baik.

“Kemenangan ini adalah awal dari perjuangan kita bersama. Tugas kita tidak berhenti di sini, tetapi justru dimulai dari sini. Kita harus mendampingi Ibu Agustin dan Pak Iswar dalam membangun Semarang menjadi lebih baik,” ujar pria yang populer melalui Konser Cinta ini.Baca Juga: Tanggapi Hasil Hitung Cepat, Ahmad Luthfi: Itu Bentuk Kepercayaan Masyarakat

Dirinya juga mengingatkan bahwa kemenangan dalam hitung cepat ini, pasangan Agustin-Iswar bukan sekadar kemenangan politik, tetapi juga kemenangan moral untuk menjaga nilai-nilai toleransi di Kota Semarang.

“Semarang ini adalah miniatur Indonesia. Ketika kita menjaga keberagaman dan toleransi di Semarang, artinya kita juga menjaga toleransi di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tandasnya.

Gus Huda juga menyinggung peran besar para relawan dan pendukung pasangan nomor urut 01, termasuk kontribusi mereka yang tidak terlihat di depan publik.Baca Juga: Agustin-Iswar Unggul Telak di TPS Tempat Agustina Wilujeng Mencoblos

Pihaknya juga memuji solidaritas masyarakat dan menyebut dukungan tersebut sebagai ladang pahala.

“Malam ini kita membuktikan bahwa Kota Semarang mampu menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. Kemenangan ini adalah milik kita semua, dan insyaAllah diridhoi oleh Allah SWT,” tegasnya.

Gus Huda juga mengingatkan untuk tetap menjaga kerukunan dan tidak larut dalam euforia kemenangan.Baca Juga: BPOM Sinergi BUMN Majukan UMKM, Taruna Ikrar MoU dengan Erick Thohir

Ia juga menyinggung pentingnya peran ulama dan tokoh agama dalam menjaga keharmonisan sosial, terutama di tengah keberagaman agama dan keyakinan di Kota Semarang.

“Seperti kata Umar bin Khattab, ketika sesuatu dianggap sempurna, maka akan terlihat kekurangannya. Jangan sampai kemenangan ini membuat kita lengah,” pungkasnya.Baca Juga: Kasus Asusila HAN Tidak Ada Pengecualian Semua Sama di Mata Hukum

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X