Debat Terakhir, Ahmad Luthfi Paparkan Inovasi Wisata Ramah Muslim dan 1.000 Destinasi Alam

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Kamis, 21 November 2024 | 10:03 WIB



Semarang, SUARA PEMBARUAN – Dalam debat ketiga Pilkada Jateng 2024 yang berlangsung pada Rabu (20/11/2024), Ahmad Luthfi memaparkan visi dan konsep pariwisata yang inovatif, dengan fokus pada keunggulan lokal Jawa Tengah.

Debat ini diselenggarakan di Muladi Dome, Universitas Diponegoro, Semarang, dengan tema besar "Membangun Sosial Budaya, Pendidikan, Kesehatan, dan Perlindungan untuk Masyarakat Sejahtera dan Toleran."
Menanggapi pertanyaan mengenai pengembangan pariwisata, Ahmad Luthfi menekankan pentingnya menciptakan wisata yang ramah muslim sebagai prioritas utama.Baca Juga: Pelatih Timnas Arab Saudi Targetkan 3 Poin Jelang Kontra Indonesia, Intip Sederet Pemain Mahal Kepunyaan Tim Green Falcons

Ia mengusung konsep pariwisata yang tidak hanya mendukung perkembangan ekonomi daerah, tetapi juga memperhatikan kebutuhan masyarakat, khususnya umat Muslim.

Dengan menciptakan destinasi yang ramah terhadap gaya hidup dan kebutuhan spiritual Muslim, Luthfi berharap pariwisata di Jawa Tengah dapat semakin menarik, inklusif, dan sesuai dengan nilai-nilai lokal yang ada di provinsi tersebut.

Ia menekankan pentingnya menyediakan makanan halal, tempat ibadah, dan akomodasi yang sesuai kebutuhan wisatawan muslim sebagai langkah strategis.

“Kami ingin menjadikan Jawa Tengah sebagai destinasi wisata muslim kelas dunia,” tegas Ahmad Luthfi.Baca Juga: JK Apresiasi Pembangunan Gedung 15 Lantai FEB Unhas

Ia menyebut kolaborasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta negara-negara Timur Tengah sebagai kunci promosi wisata muslim Jateng.

Ikon-ikon besar seperti Masjid Agung dan Kasunanan akan menjadi daya tarik utama wisata religi di provinsi ini.

Selain wisata religi, Ahmad Luthfi berkomitmen mengembangkan 1.000 destinasi wisata alam di desa-desa Jawa Tengah dengan memperkuat infrastruktur pedesaan.Baca Juga: Telkomsel Berkolaborasi dengan Diskominfo Provinsi Papua Hadirkan Platform Skul.Id

Menurutnya, desa-desa di Jawa Tengah memiliki potensi besar, sehingga pembangunan infrastruktur dan promosi makanan tradisional harus diprioritaskan.

Ia juga menyebutkan rencana melibatkan influencer lokal untuk mempromosikan destinasi wisata alam Jawa Tengah secara masif.

Dalam sektor wisata religi, peningkatan fasilitas di area makam, candi, dan situs budaya menjadi salah satu fokus utama pasangan ini.Baca Juga: Irwan Hidayat: Perguruan Tinggi Harus Terus Berinovasi, Buat Mahasiswa ‘Happy’

Tradisi unik seperti rambut gimbal dari Dieng akan dipromosikan sebagai bagian dari daya tarik wisata tradisional Jawa Tengah.

Ahmad Luthfi memperkenalkan integrasi teknologi dengan menghubungkan aplikasi Jateng Ngopeni ke layanan pariwisata sebagai solusi digital.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X