Jember, suarapembaruan.news - Bakal Calon Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait, merupakan sosok muda progresif yang akan maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.
Gus Fawait merupakan sosok muda yang sudah berkiprah sebagai kader politik sejak umur 21 tahun. Sudah menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Timur selama 3 kali berturut-turut, dari partai Gerindra.
Keputusan maju dalam Pilkada serentak 2024 ini menurut Gus Fawait, sebagai bentuk penggilan hati untuk mengabdi kepada masyarakat Jember.
“Dengan kondisi Jember yang saat ini menjadi daerah yang memiliki tingkat kemiskinan tertinggi di Jawa Timur, menunjukan bahwa dalam kepemimpinan kemarin belum ada perubahan yang signifikan,” ujarnya saat dikonfirmasi di Posko Pemenangan Jember, Selasa (16/7).
Dengan kata lain, perlu ada sebuah lompatan yang jelas dalam membangun Jember karena demografi masyarakatnya sangat majemuk sekali.
“Jember ini sangat majemuk sekali, ada kalangan santri, kalangan petani, nelayan, pengusaha, pedagang dan banyak sekali. Sehingga pemimpin Jember harus memiliki visi yang terbaik dalam membangun Jember, sehingga pengentasan kemiskinan bisa terjadi,” imbuhnya.
Salah satu hal yang menjadi cita-cita politisi Gerindra ini, bagaimana membangun Jember dengan lompatan seperti Kabupaten Banyuwangi.
“Melihat pariwisata Banyuwangi berkembang, jadi hal yang sangat baik, hal ini seharusnya bisa dikembangkan oleh Jember yang tak kalah menariknya,” terangnya.
Gus Fawait menerangkan, Jember tidak kalah dengan daerah lain karena memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan seperti wisata religi, alam, budaya, hingga wahana buatan.
“Kita punya pantai yang bagus seperti Papuma, Watu Ulo, makam para pendiri NU dan makam bersejarah yang bisa membawa kunjungan datang ke Jember untuk berziarah,” terangnya.
Ditambah lagi, menurut Gus Fawait karena berlatar belakang santri dan pondok pesantren maka perlu sebuah langkah dalam membangun ini.
“Kita punya banyak sekali pondok pesantren kurang lebih yang tercatat sekitar 700 pesantren, maka perlu dikembangkan dengan baik,” tuturnya.
Artikel Terkait
Pilkada Serentak 2024 Lebih Rawan Dibanding Pilpres, Ini Antisipasi Pemprov Jateng
Peta Politik Jelang Pilkada Kota Semarang, Jika Pilwakot Semarang Digelar Sekarang : Warga Pilih Mbak Ita Jadi Wali Kota! Yoyok Pesaing Berat
Dedy Wahyudi Kandidat Terkuat Calon Wali Kota Bengkulu Pilkada 2024
Partisipasi Pemilih pada Pilkada Jateng Ditargetkan Capai 82 Persen
Mbak Ita: Persiapan Pilkada 2024 Serentak di Kota Semarang Telah Matang