Jaga Kesucian Bulan Ramadhan, Kapolda Jateng: Jangan Ada Aksi Sweeping!

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Rabu, 6 Maret 2024 | 17:34 WIB
Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi, saat berbicara dalam Gelar Operasional Triwulan 1, di Hotel Grand Artos, Magelang, Rabu, (6/3).
Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi, saat berbicara dalam Gelar Operasional Triwulan 1, di Hotel Grand Artos, Magelang, Rabu, (6/3).

Magelang, suarapembaruan.news – Kapolda mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi menjaga kesucian bulan Ramadhan dengan tidak melakukan aksi sweeping.

"Tidak ada lagi ormas melakukan aksi sweeping, itu bukan kewenangan ormas. Tidak boleh ada penghakiman di jalanan, serahkan kepada pihak Kepolisian selaku aparat penegak hukum," tegas Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi, dalam Gelar Operasional Triwulan 1, di Hotel Grand Artos, Magelang, Rabu, (6/3).

Baca Juga: Edaran Ramadan, Gus Men Ajak Jaga Ukhuwah Sikapi Potensi Beda Awal Puasa

Acara dihadiri PJU Polda Jateng, para Kapolres didampingi Kabag Ops, Kasat Intel, dan Kasat Lantas dari seluruh polres jajaran.

"Rapat hari ini sebagai bentuk evaluasi kegiatan Kepolisian yang telah dilakukan selama Triwulan 1 (tahun 2024) sekaligus untuk mengecek kesiapan pengamanan ibadah di bulan Ramadhan serta arus mudik dan balik Lebaran," ujar Kapolda dihadapan pers usai memberi arahan dalam kegiatan.

Baca Juga: Beras, Cabai dan Bawang Putih Picu Inflasi di Kota Semarang, Mbak Ita Waspadai Kenaikan Harga Minyak Goreng

Dijelaskan, untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2024, Polda Jateng akan menggelar Operasi Ketupat Candi 2024 selama 12 hari mulai tanggal 5-16 April 2024.

Sebagai bentuk cipta kondisi harkamtibmas yang kondusif, sebelum pelaksanaan Operasi Ketupat Candi akan diawali dua kegiatan operasi yaitu Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi selama 14 hari mulai tanggal 4-17 Maret dan Operasi Pekat Candi selama 20 hari sejak tanggal 6-25 Maret 2024.

Baca Juga: Jawab Tudingan Terburu-buru Tangani Kasus Pengusaha Genset, Polda Jateng : Sudah Diselidiki Selama Tujuh Bulan

"Operasi Keselamatan sebagai langkah penertiban dan mengedukasi masyarakat terkait kamseltibcar lantas sebelum pelaksanaan mudik. Sedangkan Operasi Pekat sebagai langkah penertiban berbagai penyakit masyarakat, petasan dan tempat hiburan menjelang pelaksanaan Ibadah Ramadhan," jelasnya.

Adapun pelaksanaan kegiatan akan lebih mengedepankan fungsi preemtif dan preventif untuk meningkatkan kesadaran dan ketertiban masyarakat disamping upaya penegakan hukum.

Baca Juga: Pemprov Apresiasi Kantor Bahasa Bengkulu Percepat Revitalisasi Bahasa Daerah

‘’Seluruh kegiatan kepolisian yang dilakukan adalah bentuk kesiapan Polda Jateng dalam menjamin keamanan masyarakat selama ibadah puasa dan mudik lebaran,’’ tegasnya.

136 Ribu Orang Masuk Jawa Tengah

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X