politik-hankam

Gegara Pangkas Anggaran Rp306 T, Prabowo : Banyak Pejabat Belum Punya Mobil Dinas, 6 Bulan Kerja Bakti

Rabu, 9 April 2025 | 10:12 WIB
Presiden RI, Prabowo Subianto pada acara Sarasehan Ekonomi bersama Presiden Republik Indonesia di Jakarta, Selasa, 8 April 2025. (YouTube.com / Sekretariat Kabinet)

Jakarta, SUARA PEMBARUAN - Presiden RI, Prabowo Subianto menyoroti terkait pemangkasan anggaran RI yang berdampak pada fasilitas bagi para pejabat negara.Baca Juga: Bursa Saham Bergejolak, Menko Airlangga Hartarto Nilai IHSG Masih Negatif, tapi Sudah dalam Tren Positif

Terkhusus selama 6 bulan masa kepemimpinannya, Prabowo menyebut banyak pejabat pemerintahan belum mendapatkan mobil dinas.

Sebelumnya, Prabowo memangkas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 senilai Rp 306,69 triliun.Baca Juga: Prabowo Minta Kuota Impor Tak Diskriminatif dan Hanya Untungkan Segelintir Orang

Hal tersebut diatur dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 yang ditandatangani pada 22 Januari 2025 lalu.

Terkini, Prabowo mengatakan banyak pejabat pemerintahan yang orang kaya namun kerja di pemerintahan tanpa mobil dinas.Baca Juga: ASN Pemkot Bengkulu Berprestasi Dijanjikan Wali Kota Umroh dan Karier Bagus

Kemudian, orang nomor satu di Indonesia itu menilai hal tersebut sebagai bagian dari usaha 'kerja bakti' bagi pejabat negara.

"Kalau mereka mau kaya raya, mereka bisa. Tidak usah masuk pemerintah, mereka masuk pemerintah itu saya juga sedih," tutur Prabowo saat Sarasehan Ekonomi di Jakarta, pada Selasa, 8 April 2025.Baca Juga: Pemprov Jateng Tata Ulang OPD untuk Maksimalkan Pelayanan Masyarakat

"Seperti Menteri Keuangan (Sri Mulyani), banyak yang belum dapat mobil dinas. Mereka kerja 6 bulan ini kerja bakti," sambungnya.

Kendati demikian, Prabowo berterima kasih kepada Sri Mulyani karena sudah mulai membuka blokir anggaran, sehingga APBN yang dialokasikan untuk belanja pemerintah terkini mulai cair.Baca Juga: Jateng Antisipasi Dampak Kenaikkan Tarif Resiprokal Amerika Serikat

"Tapi terima kasih sudah mulai cair. Diblokirnya sudah dibuka," tungkas Prabowo.*

Tags

Terkini