Industri Baterai EV Dipercepat, Golkar Nilai Indonesia Kian Mantap Menuju Energi Bersih

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Senin, 2 Februari 2026 | 11:24 WIB
Politisi Partai Golkar Firman Soebagyo
Politisi Partai Golkar Firman Soebagyo


Jakarta, SUARA PEMBARUAN - Langkah pemerintah melalui Kementerian ESDM dalam mengakselerasi pengembangan industri baterai kendaraan listrik dinilai sebagai sinyal kuat arah kebijakan nasional menuju transisi energi bersih.

Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI, Firman Soebagyo, menyebut kebijakan ini sebagai fondasi strategis bagi kemandirian industri kendaraan listrik Indonesia.


Firman menegaskan, penguatan industri baterai dari hulu ke hilir bukan sekadar soal teknologi, melainkan keberanian negara mengambil posisi penting dalam peta industri energi masa depan.

 

Menurutnya, baterai adalah inti kendaraan listrik; ketika diproduksi masif di dalam negeri, harga akan lebih kompetitif dan pasokan lebih stabil tanpa bergantung impor.


Ia menilai percepatan ini akan memicu efek berganda bagi ekonomi nasional—menarik investasi, menguatkan industri pendukung, hingga mendorong tumbuhnya manufaktur komponen dan infrastruktur pengisian daya. Dampaknya, konsumen akan menikmati pilihan kendaraan listrik yang lebih beragam, jaminan suku cadang, serta layanan purna jual yang lebih kuat.


Firman juga mengaitkan kebijakan ini dengan komitmen Indonesia pada Paris Agreement. Percepatan industri baterai dinilai sebagai aksi nyata penurunan emisi dan pengurangan ketergantungan energi fosil, sekaligus mendorong pemanfaatan EBT dan penciptaan lapangan kerja baru.


Keseriusan pemerintah tercermin dari strategi hilirisasi nikel untuk bahan baku baterai serta penandatanganan Framework Agreement konsorsium ANTAM–IBI–HYD yang disaksikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Firman menilai, langkah ini menegaskan Indonesia berada di jalur tepat menjadi pemain utama industri kendaraan listrik global.*



Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X