Jakarta, SUARA PEMBARUAN – Media sosial tengah dihebohkan oleh video insiden sebuah mobil listrik BYD Song Plus EV yang dilaporkan terkena sambaran petir sebanyak tiga kali berturut-turut. Kejadian tersebut berlangsung di sebuah rest area di kawasan Beihai, Guangxi, Tiongkok, dan terekam jelas melalui kamera dasbor.
Mengutip laporan Interesting Engineering, Senin 11 Agustus 2025, sang pengemudi beruntung selamat tanpa cedera. Seorang pakar kelistrikan otomotif menjelaskan bahwa saat petir menyambar, aliran listrik akan melewati permukaan logam kendaraan menuju tanah. Karena penumpang berada pada tegangan yang sama dengan bodi mobil, mereka tidak mengalami sengatan listrik.
Dalam rekaman, terlihat kilatan cahaya mengenai atap mobil, disusul suara ledakan singkat. Wiper tetap bergerak, meski kendaraan sempat berhenti sesaat setelah sambaran.
Ahli menyarankan pengemudi untuk tetap berada di dalam mobil saat badai petir, menutup rapat semua pintu dan jendela, serta mematikan perangkat elektronik seperti audio dan radio. Setelah sambaran terakhir, sebaiknya menunggu minimal 30 menit sebelum keluar.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kendaraan listrik, termasuk mobil BYD, dapat menjadi perlindungan yang efektif di tengah badai petir. Namun, pemilik tetap harus memprioritaskan kewaspadaan dan mengikuti prosedur keselamatan yang dianjurkan.*
Artikel Terkait
Masih Misteri, Mobil Listrik BYD Seal Keluarkan Asap Tebal
Pemprov Bengkulu Gerak Cepat Atisi Krisis Listrik di Enggano
PLTP Hulu Lais di Kabupaten Lebong Ditergetkan Produksi Listrik 110 MW Tahun 2027
Dua Mesin PLTD Enggano Rusak, Kebutuhan Listrik Masyarakat Masih Aman
Buggy Car Surya Sekolah Vokasi UNDIP: Transportasi Listrik Ramah Lingkungan untuk Masa Depan