Buggy Car Surya Sekolah Vokasi UNDIP: Transportasi Listrik Ramah Lingkungan untuk Masa Depan

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Selasa, 12 Agustus 2025 | 07:13 WIB

 


Semarang, SUARA PEMBARUAN – Sekolah Vokasi (SV) Universitas Diponegoro (UNDIP) kembali membuktikan kemampuannya menghadirkan inovasi teknologi terapan.

Tim dosen dan mahasiswa berhasil mengembangkan buggy car listrik yang dilengkapi panel surya, mampu mengangkut hingga delapan penumpang, dan dirancang untuk mobilitas ramah lingkungan di kawasan kampus, area wisata, maupun lingkungan khusus yang membutuhkan transportasi efisien tanpa emisi.

Pengembangan kendaraan dilakukan di Teaching Factory Manufacture SV UNDIP, fasilitas pembelajaran berbasis produksi nyata yang menjadi ciri khas pendidikan vokasional UNDIP. Proyek ini dipimpin Didik Ariwibowo, S.T., M.T. (Prodi Rekayasa Perancangan Mekanik) dan Rofig Cahyo Prayogi, S.T., M.T. (Prodi Teknik Rekayasa Otomasi), dengan melibatkan mahasiswa secara langsung. Kolaborasi ini menjadi sarana transfer ilmu sekaligus menghubungkan pembelajaran dengan dunia industri.

“Kendaraan ini kami desain agar ramah lingkungan dan mampu menghadapi medan berat seperti kontur perbukitan di Kampus UNDIP Tembalang,” jelas Didik Ariwibowo.

Saat ini, buggy car tengah diuji coba di lingkungan kampus. Hasil awal menunjukkan motor listrik bekerja stabil di tanjakan, sementara panel surya efektif membantu suplai daya secara mandiri. Keandalan kendaraan diperkuat dengan baterai lithium iron phosphate (LiFePO₄) yang aman, berumur siklus panjang, memiliki kemampuan discharge tinggi, dan self-discharge rendah, sehingga cocok digunakan berulang kali di berbagai medan tanpa mengorbankan efisiensi.

Uji coba perdana pada 5 Agustus 2025 dihadiri Wakil Rektor II UNDIP, Dr. Warsito Kawedar, dan Kepala Badan Pengembangan dan Perencanaan UNDIP, Prof. Dr. Ir. Purwanto, DEA. Keduanya memberikan apresiasi tinggi. “Ini karya luar biasa. Saya tantang SV UNDIP mengembangkannya dengan kapasitas lebih besar agar lebih ekonomis dan bermanfaat luas,” kata Dr. Warsito.

Dukungan juga datang dari Dekan Sekolah Vokasi, Prof. Dr. Ir. Budiyono, M.Si., yang menilai proyek ini sebagai bukti komitmen SV UNDIP menghasilkan teknologi terapan berorientasi keberlanjutan. Ketua Prodi Rekayasa Perancangan Mekanik, Dr. Sri Utami Handayani, menegaskan proyek ini adalah bagian dari strategi project-based learning untuk mencetak lulusan inovatif, adaptif, dan solutif.

Lebih dari sekadar riset, buggy car ini diharapkan menjadi cikal bakal kendaraan listrik hemat energi yang dapat digunakan di kampus, kawasan konservasi, destinasi wisata alam, hingga perumahan ramah lingkungan. Dengan perpaduan inovasi teknologi, kemandirian energi, dan semangat vokasional, karya ini menjadi bukti nyata peran pendidikan tinggi vokasi dalam menciptakan solusi masa depan yang hijau dan berdampak luas.

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X