Podcast Ahok–Denny Sumargo Sempat Hilang, Bahas Politik hingga Kebebasan Ekspresi

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Jumat, 9 Januari 2026 | 05:36 WIB
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berbincang bersama Denny Sumargo dalam podcast Curhat Bang yang sempat hilang dan kembali tayang di YouTube. ( (Instagram.com / @basukibtp - @sumargodenny))
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berbincang bersama Denny Sumargo dalam podcast Curhat Bang yang sempat hilang dan kembali tayang di YouTube. ( (Instagram.com / @basukibtp - @sumargodenny))


Jakarta, SUARA PEMBARUAN - Linimasa media sosial ramai memperbincangkan lenyapnya podcast Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bersama Denny Sumargo dari kanal YouTube CURHAT BANG.Baca Juga: John Herdman Datang, Harapan Baru Menguat di Tubuh Timnas Indonesia

Tayangan tersebut sempat mengudara selama sekitar 19 menit pada Rabu, 7 Januari 2026, sebelum mendadak tidak bisa diakses dan diduga terkena takedown.

Sehari berselang, Kamis (8/1/2026), podcast itu kembali tayang dan langsung menuai perhatian publik.Baca Juga: Rest Area Jateng–DIY Jadi Primadona Nataru, Modular BBM & Serambi MyPertamina Diserbu Pemudik

Berdasarkan penelusuran, obrolan Ahok dan Denny Sumargo menyinggung dinamika politik dan hukum, khususnya terkait aturan pencalonan kepala daerah.

Dalam perbincangan tersebut, Ahok menceritakan pengalamannya mundur dari jabatan kepala daerah demi maju ke jenjang politik yang lebih tinggi.Baca Juga: FK UNDIP Tanamkan Nilai HAM Sejak Awal, 171 Dokter Spesialis Ikuti PKKMB

Ia menilai aturan yang dibuat kala itu sengaja dirancang untuk menekan dirinya agar mengurungkan niat maju dalam kontestasi politik.

Ahok juga mengkritik regulasi pilkada yang dinilainya kerap berubah dan tidak berlaku adil bagi semua pihak.Baca Juga: Lonjakan Data Nataru Tembus Dua Digit, Indosat Andalkan AI Jaga Koneksi Tetap Stabil

Menurutnya, hukum seharusnya tidak disusun untuk menarget individu tertentu, melainkan ditegakkan secara konsisten dan berkeadilan.

Selain isu politik dan hukum, podcast tersebut turut menyinggung kebebasan berekspresi.Baca Juga: Gubernur Helmi Hasan Lepas Peserta Retreat Merah Putih ASN Pemprov Bengkulu

Ahok menyoroti keberanian komika Pandji Pragiwaksono melalui pertunjukan Mens Rea yang memicu pro dan kontra publik. Ia mengaku mendukung keberanian Pandji dalam menyampaikan kritik lewat komedi.

Pembahasan ini pun menjadi sorotan warganet karena dinilai menyentuh isu sensitif seputar kritik, hukum, dan ruang kebebasan berekspresi di Indonesia, yang kini ramai diperbincangkan di ruang publik digital.*Baca Juga: Cegah Kerusakan, Wagub Bengkulu Instruksikan Dishub Tingkatkan Pengawasan Jalan Provinsi



Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X