SUARA PEMBARUAN - Eks Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengaku menjelaskan terkait berbagai kinerjanya selama menjabat sebagai Komut Pertamina saat diperiksa penyidik Kejagung, pada Kamis, 13 Maret 2025.Baca Juga: 29 Musisi Indonesia Ini Ramai-ramai Datangi Gedung MK, Gugat UU Hak Cipta dan Tuntut Kejelasan Sistem Royalti
Ahok diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) tahun 2018-2023.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengaku kepada penyidik tentang isi rapat dan berbagai pengarahan selama menjadi Komut Pertamina.Baca Juga: Gandeng Influencer Edukasi Publik, Kepala BPOM Taruna Ikrar akan Mengesahkan Aturan Baru
"Ya, saya kasih tahu tentang apa (rapat). Kita pernah pengarahan apa. Itu ada di mana," tutur Ahok kepada awak media di kantor Kejagung, Jakarta, pada Kamis, 13 Maret 2025.
Kepada penyidik, Ahok menuturkan ada beberapa arahannya yang tidak dijalankan oleh jajaran Pertamina.
“Kalau soal nanti kenapa (arahannya) enggak dikerjakan," terang Ahok.Baca Juga: Sebelum Wafat, Kim Sae-ron Memasak Untuk Sang Bibi: Itu Makanan Terakhir yang Ia Masak
"Kita ada teguran, ada apa. Bapak (penyidik) tanya sama direksi lah," lanjutnya.
Selain itu, Ahok menjelaskan setelah mengundurkan diri dari Pertamina, dirinya sudah tidak bisa lagi memberikan data.
Kader PDIP itu mengatakan bisa menunjukkan waktu rapat dilakukan atau isi rapat-rapat ini berdasarkan catatannya.Baca Juga: Skandal Korupsi Pertamina, Kejagung Cecar 14 Pertanyaan saat Periksa Ahok, Apa Saja?
"Saya enggak bisa kasih data. Saya hanya bisa ingatkan rapat ini tanggal berapa. Saya masih punya agenda catatan," tandas Ahok.*
Artikel Terkait
Ahok dan Anies Tiba-tiba Akrab Ada Apa? Jubir: Bakal Ada Kejutan Bulan Ini
Ahok vs Hotman Paris Gegara Kasus Korupsi Pertamina: Hotman Paris Minta Ahok Kembalikan Seluruh Gajinya Selama Menjabat
Gencar Usut Kasus Korupsi Pertamina, Jaksa Agung Sebut Sedang ‘Bersih-bersih’ BUMN
Update Skandal Korupsi Iklan BJB: Anggaran Rp406 M, Direalisasikan Hanya Rp100 M
Skandal Korupsi Pertamina, Kejagung Cecar 14 Pertanyaan saat Periksa Ahok, Apa Saja?