Jakarta, SUARA PEMBARUAN – Anggota DPR RI Firman Soebagyo menilai keterlibatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam penanggulangan terorisme merupakan langkah tepat dan strategis untuk menjaga stabilitas serta keamanan nasional.
Menurutnya, terorisme masih menjadi ancaman serius terhadap kedaulatan negara yang membutuhkan penanganan ekstra dan terkoordinasi.
Firman menyatakan, keputusan Presiden menerbitkan Keputusan Presiden (Kepres) terkait pelibatan TNI dalam mengatasi terorisme sudah selaras dengan kebutuhan keamanan nasional saat ini.
TNI dinilai memiliki kemampuan, sumber daya, serta pengalaman yang memadai untuk menghadapi ancaman terorisme secara efektif.
“Terorisme adalah ancaman nyata bagi keamanan dan kedaulatan negara. TNI sebagai penjaga pertahanan negara memiliki peran penting dalam membantu mengatasinya. Kebijakan ini sudah tepat,” ujar Firman, Kamis (8/1).
Ia menambahkan, keterlibatan TNI juga berpotensi memperkuat koordinasi dan kerja sama antar-lembaga keamanan negara, sehingga penanggulangan terorisme dapat berjalan lebih terpadu dan efektif.
Lebih lanjut, Firman menegaskan bahwa dukungannya terhadap Kepres tersebut juga sejalan dengan revisi Undang-Undang TNI yang telah disahkan pada Maret 2025.
Revisi UU tersebut bertujuan memperkuat peran TNI dalam menjaga kedaulatan dan keamanan nasional, sekaligus meningkatkan profesionalisme prajurit.
“Revisi UU TNI mencakup penguatan pertahanan nasional, peningkatan profesionalisme prajurit, hingga peran TNI dalam misi perdamaian dunia seperti di bawah PBB,” jelasnya.
Meski demikian, Firman mengakui adanya kekhawatiran sebagian pihak terkait potensi meluasnya peran TNI ke ranah politik dan sipil. Namun ia menilai kekhawatiran tersebut tidak perlu dibesar-besarkan.
“TNI memahami batas tugas dan fungsinya. Saya yakin TNI tidak akan gegabah dalam menjalankan peran tersebut dan tetap bekerja sesuai hukum, menjunjung hak asasi manusia, serta prinsip demokrasi,” tegasnya.
Firman pun menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pelibatan TNI agar upaya pemberantasan terorisme tetap berjalan proporsional dan mendapat kepercayaan publik.*
Artikel Terkait
Ferry Irwandi dan TNI Sepakati Rekonsiliasi, Perselisihan Berakhir Tanpa Proses Hukum
HUT ke-80 TNI, Manunggal Bersama Rakyat Menuju Indonesia Maju
Kapal ADRI XCII-BM Berangkatkan 8.690 Koli Bantuan: TNI AD Genjot Percepatan Pemulihan Sumatera
Akses Putus, BBM Langka: TNI Kerahkan Jalur Udara Selamatkan Distribusi Bantuan di Aceh
TNI All Out Tangani Banjir Sumatera, Alutsista Dikerahkan untuk Misi Kemanusiaan