Akses Putus, BBM Langka: TNI Kerahkan Jalur Udara Selamatkan Distribusi Bantuan di Aceh

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Kamis, 4 Desember 2025 | 18:33 WIB
Wakil Ketua I Satgas Penanggulangan Bencana Alam Provinsi Aceh, Kolonel Inf Fransisco (kiri) ungkap kendala distribusi bantuan di Aceh. (Dok BNPB)
Wakil Ketua I Satgas Penanggulangan Bencana Alam Provinsi Aceh, Kolonel Inf Fransisco (kiri) ungkap kendala distribusi bantuan di Aceh. (Dok BNPB)

 


Jakarta, SUARA PEMBARUAN - Penyaluran bantuan ke wilayah bencana di Aceh masih terhambat berat akibat kelangkaan BBM dan akses jalan yang rusak parah.

Kondisi ini membuat distribusi darat tidak mungkin dilakukan, sehingga TNI terpaksa mengandalkan jalur udara untuk menjangkau wilayah yang masih terisolir.

Wakil Ketua I Satgas Penanggulangan Bencana Aceh, Kolonel Inf Fransisco, menjelaskan bahwa pasokan BBM tidak bisa masuk karena truk distribusi terhalang lumpur dan jalan putus. Akibatnya, alat berat pun tidak dapat dioperasikan untuk membuka akses.

Hingga kini, terdapat 15 titik jalan yang terputus dan 27 jembatan rusak di jalur nasional maupun provinsi.

Dari 18 kabupaten/kota terdampak, empat di antaranya sempat benar-benar terisolasi meski perlahan mulai bisa diakses kembali.

Dengan kondisi tersebut, TNI memaksimalkan distribusi via udara dan telah mengirim sekitar 9 ton bantuan—mulai dari sembako hingga kebutuhan darurat lainnya—langsung ke titik terdampak.

Fransisco juga menyoroti dedikasi prajurit di Aceh Tamiang yang tetap bertugas membantu masyarakat meski mereka sendiri ikut menjadi korban bencana.

Upaya pemulihan di Aceh terus dilakukan, mencakup perbaikan akses, penyaluran kebutuhan pokok, dan penanganan warga terdampak, dengan koordinasi lintas lembaga yang terus diperkuat.

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X