Prabowo Tegaskan Stop Korupsi dan Kebocoran Kekayaan Negara: RI Harus Untung, Bukan Segelintir Orang

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Selasa, 18 November 2025 | 11:31 WIB
Presiden Prabowo Subianto minta pejabat harus bekerja lebih cepat dan tak sekadar omon-omon. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto minta pejabat harus bekerja lebih cepat dan tak sekadar omon-omon. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)


Jakarta, SUARA PEMBARUAN - Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmennya memberantas korupsi, menutup kebocoran aset negara, dan memastikan kekayaan Indonesia dinikmati seluruh rakyat. Hal itu ia sampaikan saat meluncurkan smartboard di SMPN 4 Kota Bekasi, Senin (17/11).

Dalam pidatonya, Prabowo menyoroti pengelolaan kekayaan alam Indonesia yang dinilai selama ini tidak optimal, membuat sumber daya bangsa justru dinikmati pihak lain selama ratusan tahun.

Ia menekankan bahwa kekayaan negara tak boleh terus dikuasai segelintir kelompok, apalagi mereka yang tidak cinta Tanah Air dan membawa aset Indonesia ke luar negeri.

Prabowo menyebut Indonesia membutuhkan lebih banyak tenaga ahli—dokter, insinyur, hingga ilmuwan—agar mampu mengelola potensi bangsa secara mandiri.

Ia juga menyinggung kesenjangan ekonomi dan kondisi hidup rakyat, menegaskan ketidaksediaannya melihat anak-anak bersekolah tanpa sarapan atau warga yang hidup dalam kesulitan.

Menurutnya, pemerintah harus menghadirkan hasil nyata dengan cepat, bukan hanya berjanji. Kehadirannya di Bekasi juga sekaligus mendorong transformasi pendidikan melalui penggunaan smartboard, yang diyakini dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan mencetak generasi unggul. Acara turut dihadiri jajaran Kemendikbud, pemerintah daerah, guru, dan siswa.



Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X