Prabowo: Bangsa Indonesia Terlalu Baik, Jangan Sampai Keluguan Jadi Celah untuk Dibohongi

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Senin, 20 Oktober 2025 | 06:41 WIB
Presiden Prabowo sebut karakter bangsa Indonesia terlalu baik dan ingatkan anak muda jangan jadi pemimpin yang lugu. (Instagram/prabowo)
Presiden Prabowo sebut karakter bangsa Indonesia terlalu baik dan ingatkan anak muda jangan jadi pemimpin yang lugu. (Instagram/prabowo)


Jakarta, SUARA PEMBARUAN - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak terlena dengan sifat bangsa yang dikenal baik dan ramah. Ia menilai karakter positif tersebut kerap menjadi kelemahan karena sering dimanfaatkan pihak lain untuk menipu dan mengambil keuntungan dari Indonesia.

Dalam pidatonya pada acara wisuda Universitas Kebangsaan Republik Indonesia di Bandung, Sabtu (18/10/2025), Prabowo berpesan agar generasi muda bersikap waspada dan cerdas menghadapi tantangan masa depan.


“Bangsa Indonesia memang dikenal ramah dan baik hati, tapi justru karena itulah kita sering dibohongi. Karena itu, hadapilah masa depan dengan berani dan waspada,” ujarnya.

Prabowo menegaskan bahwa keluguan bukanlah sifat ideal bagi seorang pemimpin. Ia mengingatkan, sifat terlalu polos dapat membuka peluang bagi pihak lain untuk merugikan bangsa.
“Nenek moyang kita sudah mengajarkan bahwa pemimpin harus sopan dan ramah, tapi tidak boleh lugu,” kata Prabowo.

Menurutnya, keluguan membuat bangsa ini mudah tertipu.
“Bangsa Indonesia sudah terlalu sering dibohongi, karena kita terlalu percaya pada pihak luar,” lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyinggung pentingnya menjaga kekayaan alam dan sumber daya bangsa agar tidak terus-menerus dicuri oleh pihak yang memanfaatkan kelengahan Indonesia.


“Kita bangsa yang kaya, tapi karena kurang waspada, banyak kekayaan kita yang hilang,” tegasnya.

Namun, ia tetap optimistis terhadap masa depan Indonesia. Menurut Prabowo, dengan generasi muda yang cerdas, tangguh, dan berjiwa patriotik, Indonesia dapat berdiri kuat dan berdaulat di tengah persaingan global.


“Bangsa kita sesungguhnya bangsa besar dan kaya. Masa depan kalian sangat cerah bila mampu menjaga bangsa ini dengan bijak,” tutupnya.*

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X