Satgas Pangan Polri Beberkan Alasan Produsen Ragu Suplai Beras Premium ke Ritel

Photo Author
Redaksi, Suara Pembaruan
- Rabu, 27 Agustus 2025 | 09:48 WIB
Foto ilustrasi beras - Satgas Pangan ungkap ketakutan para produsen beras premium. (Freepik/zirconicusso)
Foto ilustrasi beras - Satgas Pangan ungkap ketakutan para produsen beras premium. (Freepik/zirconicusso)

Jakarta, SUARA PEMBARUAN – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri mengungkap penyebab mulai langkanya beras premium di sejumlah gerai ritel dalam beberapa waktu terakhir.

Kepala Satgas Pangan Polri, Helfi Assegaf, menjelaskan bahwa kelangkaan ini bukan disebabkan pihak ritel yang menarik peredaran, melainkan karena produsen enggan mengisi ulang stok.

“Memang ada penurunan (stok beras). Mereka tidak menarik, tapi menghabiskan stok yang ada di ritel tanpa memasok kembali,” ujarnya di kantor Ombudsman, Jakarta, Selasa, 26 Agustus 2025.

Menurut Helfi, alasan utama produsen menahan pasokan adalah rasa takut jika hasil uji laboratorium nantinya tidak sesuai dengan standar beras premium yang ditetapkan pemerintah.

“Produsen bilang, ‘Kami takut, Pak, nanti ditangkap’. Padahal kalau komposisi sesuai label dan aturan, kenapa harus takut?” katanya.

Ia menegaskan, selama produsen jujur dan mengikuti aturan, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Informasi yang tercantum pada kemasan harus benar-benar sesuai dengan kondisi beras di dalamnya.

“Kalau label sudah sesuai, izin ada, aturan dipenuhi, mestinya tidak masalah. Jangan sampai takut sendiri karena menjual produk yang tidak sesuai,” jelasnya.

Sebagai solusi, produsen diperbolehkan menjual beras dalam bentuk curah, asalkan tetap memenuhi standar. Satgas Pangan juga menegaskan bahwa tindakan hukum hanya akan diambil jika terbukti ada kecurangan.

“Kami minta produsen dan distributor menjual beras sesuai standar yang tertera di label. Kalau isi tidak sesuai, itulah yang menimbulkan masalah, dan itu yang kami temukan di lapangan,” tegas Helfi.*

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X