peristiwa

Detik-Detik Gempa M 6,7 Guncang Palu Viral di Medsos, Sekolah dan Pertokoan Dilaporkan Rusak

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:29 WIB
Menyoroti peristiwa gempa bumi dengan magnitudo 6,7 melanda wilayah Palu, Sulawesi Tengah, pada Selasa, 16 Juni 2026. (Instagram.com/@malangraya_info

 

Palu, SUARA PEMBARUAN  – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah Palu pada Selasa (16/6/2026) memicu kepanikan warga dan menjadi perbincangan luas di media sosial. Sejumlah video amatir yang merekam detik-detik guncangan beredar dan memperlihatkan dampak gempa di berbagai lokasi.

Dalam beberapa rekaman yang viral, terlihat warga berhamburan keluar bangunan untuk menyelamatkan diri saat gempa terjadi sekitar pukul 11.27 WITA. Salah satu video menunjukkan suasana panik dalam sebuah kegiatan wisuda siswa yang mendadak terhenti ketika guncangan terasa cukup kuat.

Video lain yang berasal dari kamera pengawas memperlihatkan kondisi sebuah toko elektronik yang mengalami kerusakan. Berbagai barang dagangan terlihat berjatuhan dan berserakan akibat kuatnya getaran yang mengguncang kawasan tersebut.

Selain itu, beredar pula rekaman yang menunjukkan retakan pada sejumlah ruas jalan, menggambarkan dampak gempa yang dirasakan di beberapa wilayah terdampak.

Masyarakat di media sosial ramai menyampaikan doa dan keprihatinan kepada warga yang terdampak bencana. Banyak pengguna internet juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Berdasarkan informasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), gempa utama diikuti serangkaian gempa susulan yang terjadi di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan hingga pukul 12.17 WITA tercatat 13 kali gempa susulan dengan kekuatan yang bervariasi di sekitar lokasi gempa utama.

Menurut laporan sementara, sejumlah bangunan di Kota Palu, Kabupaten Parigi Moutong, dan Kabupaten Sigi mengalami kerusakan akibat guncangan tersebut.

Meski demikian, hingga saat ini proses pendataan masih berlangsung sehingga jumlah pasti bangunan yang terdampak maupun tingkat kerusakannya belum dapat dipastikan. Tim di lapangan juga masih melakukan asesmen terkait kemungkinan korban jiwa serta warga yang harus mengungsi.

BNPB menyebut jajaran BPBD Sulawesi Tengah bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) dan pusat pengendalian operasi kebencanaan terus melakukan pemantauan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai dampak bencana.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa dirasakan di sejumlah wilayah, termasuk Kota Palu, Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi, Kabupaten Poso, serta Kabupaten Parigi Moutong.

Berdasarkan data BMKG, gempa berpusat di darat pada koordinat 1,03 Lintang Selatan dan 120,24 Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer. Episentrum tercatat berada sekitar 42 kilometer tenggara Kota Palu, 54 kilometer timur laut Kabupaten Sigi, 70 kilometer barat laut Kabupaten Poso, dan 81 kilometer tenggara Kabupaten Donggala.

Pemerintah dan otoritas kebencanaan mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, serta terus mengikuti perkembangan informasi resmi terkait potensi gempa susulan dan kondisi wilayah terdampak.

Tags

Terkini