peristiwa

Viral Peserta Yellow Run 2026 Kecewa, Hadiah Best Costume Diduga Tak Pernah Direalisasikan

Senin, 8 Juni 2026 | 20:31 WIB
Menyoroti dugaan penipuan dalam kompetisi Yellow Run 2026 di GBK, Jakarta, pada Minggu, 7 Juni 2026. (Instagram.com/@prettykowaas)

Jakarta, SUARA PEMBARUAN  – Ajang lari Yellow Run 2026 yang digelar di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, mendadak menjadi sorotan publik. Bukan karena prestasi para pelari, melainkan munculnya keluhan peserta yang mengaku kecewa lantaran kategori penghargaan kostum terbaik atau best costume diduga tidak pernah direalisasikan oleh penyelenggara.

Keluhan tersebut ramai diperbincangkan setelah salah seorang peserta mengunggah pengalamannya di media sosial pada Senin (8/6/2026). Dalam unggahannya, peserta tersebut mempertanyakan tanggung jawab panitia setelah dirinya mengikuti lomba lari sejauh 10 kilometer sambil mengenakan kostum yang telah dipersiapkan secara khusus.

Unggahan itu dengan cepat mendapat perhatian warganet dan memicu diskusi mengenai transparansi penyelenggaraan acara. Sejumlah peserta lain turut mengaku sempat mengetahui adanya informasi mengenai kategori kostum terbaik yang disebut-sebut akan diberikan kepada peserta dengan penampilan paling kreatif.

Peserta yang mengunggah keluhan tersebut mengaku telah melakukan konfirmasi kepada akun media sosial resmi Yellow Run sebelum acara berlangsung. Berdasarkan tangkapan layar yang dibagikannya, admin akun penyelenggara disebut pernah memberikan informasi bahwa kategori best costume memang menjadi bagian dari kompetisi.

Tak hanya melalui pesan langsung, informasi serupa juga disebut pernah disampaikan dalam kolom komentar media sosial resmi acara. Namun, peserta mengklaim komentar yang memuat penjelasan mengenai kategori tersebut sudah tidak ditemukan lagi ketika kembali diperiksa setelah perlombaan selesai.

Kondisi itu membuat sejumlah peserta merasa dirugikan. Mereka menilai telah mengeluarkan biaya, waktu, dan tenaga tambahan untuk mempersiapkan kostum khusus demi mengikuti kategori yang diyakini tersedia dalam perlombaan.

Salah satu peserta yang paling vokal menyuarakan kekecewaannya adalah selebgram yang dikenal dengan nama Pretty Kowaas. Sebelum perlombaan berlangsung, ia sempat membagikan persiapan kostum bertema dewi Yunani yang kemudian disebut lebih menyerupai karakter Rafaela dari gim populer Mobile Legends.

Penampilan unik tersebut menarik perhatian peserta lain selama acara berlangsung. Namun setelah perlombaan berakhir, tidak ada pengumuman ataupun penilaian terkait kategori kostum terbaik yang sebelumnya diyakini akan menjadi bagian dari rangkaian acara.

Situasi tersebut memicu berbagai spekulasi di media sosial. Sejumlah warganet mempertanyakan kejelasan informasi yang diberikan panitia, sementara lainnya meminta penyelenggara segera memberikan penjelasan resmi agar polemik tidak semakin meluas.

Yellow Run 2026 sendiri merupakan ajang lari sejauh 10 kilometer yang disebut diinisiasi oleh Mukhamad Misbakhun dan digelar di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno. Acara tersebut diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah.

Hingga polemik ini menjadi perbincangan luas di media sosial, pihak penyelenggara Yellow Run 2026 belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan bahwa kategori best costume tidak dijalankan sebagaimana informasi yang sebelumnya beredar.

Publik kini menunggu klarifikasi dari panitia untuk menjelaskan apakah kategori tersebut memang pernah direncanakan, dibatalkan, atau terjadi kesalahpahaman dalam penyampaian informasi kepada peserta.

Tags

Terkini