Kiat Sukses Mbak Ita Menimba Ilmu: Tak Malu Belajar dari Para Senior

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Jumat, 26 April 2024 | 09:58 WIB
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu saat diwisuda sebagai doktor bidang Administrasi Publik Undip.
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu saat diwisuda sebagai doktor bidang Administrasi Publik Undip.

Semarang, suarapembaruan.news - Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengikuti prosesi wisuda ke-174 Universitas Diponegoro di Gedung Muladi Dome Tembalang Semarang, Kamis (25/4).

Mbak Ita, sapaan akrabnya berhasil meraih gelar doktor dengan predikat Summa Cumlaude atau IPK sempurna 4.00 Program Studi Doktor Administrasi Publik di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.

Baca Juga: Nobar Timnas, Balai Kota Semarang Gegap Gempita Euforia Kemenangan Rizki Ridho dkk Bungkam Korsel

Bukan hal yang mudah untuk mendapatkan predikat Summa Cumlaude, untuk itu dirinya membagikan tips bagi mahasiswa yang kini tengah berjuang menyelesaikan study termasuk skripsi, tesis, bahkan disertasi.

"Tentunya, kalau kita ingin mendapatkan yang terbaik, itu pasti ada pengorbanan. Tidak mungkin enggak," ujar Mbak Ita ditemui usai prosesi wisuda.

Baca Juga: 20 Tahun Kuku Bima Sido Muncul Dirayakan Meriah di Hotel Tentrem Semarang, Dihadiri Para Brand Ambassador

Mbak Ita menyebut, harus memilah dan memilih menentukan mana skala prioritas dalam hidup yang harus segera dikerjakan.

"Tentunya ada skala prioritas, kalau bekerja tentu prioritas utama pekerjaan. Kemudian prioritas kedua sekolah dan rumah tangga kalau sudah menikah," kata dia.

Sedangkan, lanjut dia, jika dulunya masih bisa bersenang-senang, berkumpul dengan teman, namun karena ingin cepat selesai jurnal atau bahkan disertasi maka harus dikurangi bermainnya.

Baca Juga: Baliho Paulus Waterpauw Minta Doa Restu, Herman Yoku : Anak Asli Papua Berhak Maju Jadi Calon Gubernur

"Jadi yang kadang-kadang hilang ya mainnya 'dolannya', mungkin juga kurang tidurnya. Kita harus membagi pada saat jam kerja. Tetapi saat malam atau sore saat tidak ada pekerjaan kita bisa mengerjakan disertasi," jelasnya.

Tips selanjutnya, kata dia, yakni apabila mendapat koreksi dari promotor maka harus segera dikerjakan. "Sebenarnya saat kita sudah mendapatkan koreksi, revisi atau bahan-bahan disertasi tentunya harus langsung dikerjakan. Jangan menunda-nunda," kata dia.

Kemudian, kata Mbak Ita, harus sering membaca referensi termasuk membaca jurnal-jurnal dan membuat jurnal.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

UGM Raih Pendanaan Riset PKM Terbanyak Nasional

Selasa, 2 Juni 2026 | 19:42 WIB
X