Semarang, suarapembaruan.news - Universitas Diponegoro memiliki fasilitas megah berupa Gedung Serba Guna yang diberi nama Muladi Dome. Nama ini diambil dari nama Prof. Muladi, mantan Rektor Universitas Diponegoro dan juga pernah menjabat Menteri Kehakiman, Menteri Sekretaris Negara RI dan Hakim Mahkamah Agung.
Baca Juga: Arus Mudik Kembali Meningkat, Polda Jateng Berlakukan One Way Lokal
“Gedung ini diberi nama Muladi Dome, karena Beliau yang mengawali mengangkat nama UNDIP sehingga berhasil masuk dalam jajaran Nasional dan Internasional. Jadi kita berikan nama ini sebagai penghormatan atas jasa-jasa yang Beliau berikan,” terang Prof Yos, saat peresmian, Jumat (5/4) lalu.
Gedung ini dibangun dengan konsep besek atau pembungkus nasi berkat dalam tradisi hajatan masyarakat Jawa.
Baca Juga: 1.088 Warga asal Jateng Mudik Gratis Naik Kereta Api
“Saat kita kecil dulu, pasti kita senang saat orang tua kita membawa pulang besek atau berkat. Besek ini membawa kebahagiaan. Semoga Muladi Dome ini selalu membawa keberkahan dan kebahagiaan bagi warga yang menggunakannya,” kata Prof Yos.
Istri almarhum Prof. Muladi menyampaikan ucapan terima kasih atas penghargaan yang diberikan Universitas Diponegoro kepada almarhum.
Baca Juga: Konsumsi BBM Naik hingga 250 Persen di Ruas Tol Jawa Tengah
“Saya mengucapkan selamat kepada UNDIP atas terselesaikannya pembangunan Gedung Serba Guna ini. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Rektor Universitas Diponegoro yang telah memberikan penghargaan yang luar biasa dengan memberikan nama Gedung Seba Guna ini dengan nama suami saya, Prof. Muladi,” ucap Istri Prof Muladi.
Muladi Dome dibangun dengan masa pelaksanaan 450 hari kalender, dimulai Desember 2022 hingga Maret 2024. Muladi Dome merupakan gedung dengan 3 lantai bertribun, dan dilengkapi dengan area parkir di area depan dan basement.
Area basement juga dilengkapi dengan 2 mushola berkapasitas masing-masing 150 orang. Lantai 1 Muladi Dome memiliki beberapa ruang seminar, ruang co-working, serta belasan tenant dan foodcourt.