Yogyakarta, SUARA PEMBARUAN – Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi mengumumkan sebanyak 1.121 proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) lolos pendanaan pada tahun 2026. Dari jumlah tersebut, UGM menjadi perguruan tinggi dengan proposal lolos terbanyak, yakni 56 proposal.
Prestasi ini menjadi gerbang bagi setiap tim yang lolos pendanaan untuk melangkah lebih jauh ke ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39. PIMNAS tahun ini rencananya diselenggarakan di Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang, Jawa Tengah, pada awal November mendatang.
Dilansir dari laman SIMBELMAWA Kemdiktisaintek, terjadi pemangkasan kuota proposal yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2025, terdapat 1.590 judul proposal PKM yang dinyatakan lolos. Sementara itu, pada tahun 2026 jumlah proposal yang lolos skema pendanaan turun sekitar 400 proposal menjadi 1.121 proposal. Meskipun pemangkasan kuota pendanaan mencapai hampir sepertiga dari tahun sebelumnya, hal tersebut tidak mempengaruhi performa mahasiswa UGM. Justru, UGM unggul memimpin dengan jumlah proposal lolos terbanyak, melangkahi PTN dan PTS lain di Indonesia.
Direktur Kemahasiswaan UGM, Dr. Hempri Suyatna, S.Sos., M.Si, menyatakan capaian ini sebagai modal positif bagi UGM untuk terus mendukung ekosistem riset, inovasi, dan kreativitas mahasiswa. Ia memaparkan strategi yang akan ditempuh UGM setelah pengumuman lolos pendanaan resmi dirilis, dengan menekankan pentingnya konsolidasi dan koordinasi antara pembina, tim mahasiswa, dan PKM Center selaku fasilitator.
"Setelah pengumuman dirilis, akan langsung dilaksanakan konsolidasi resmi, yakni mulai minggu depan. Harapannya bimbingan akan terus intens menyertai tim selama proses evaluasi hingga hasil akhir final," ujarnya, Selasa (2/6).
Menurut Hempri, jumlah proposal yang lolos ini tidak lepas dari konsistensi sinergi dan kerja sama berbagai pihak. Direktorat Kemahasiswaan melalui Sub Direktorat Pengelolaan Kreativitas Mahasiswa dan PKM Center UGM berkontribusi besar dalam memberikan fasilitasi kegiatan, pendampingan, dan pembinaan penyusunan proposal. Proses seleksi yang kompetitif menuntut pengawalan ekstra dari kampus kepada perwakilan tim, khususnya ketika melalui seleksi administrasi.
"Kami selalu memastikan sportivitas dan menghasilkan karya terbaik yang diajukan untuk menghadapi puluhan ribu proposal inovasi. Selain itu, ide-ide kreatif dan semangat riset mahasiswa yang didampingi oleh dosen pembina turut menjadi tonggak utama dalam keberhasilan UGM di tahun ini," katanya.
Sementara itu, Kasubdit Kreativitas Mahasiswa, Suprijani, S.IP., M.P.A, berharap meningkatnya jumlah proposal lolos pendanaan ini dapat menjadi penyemangat seluruh tim perwakilan untuk memaksimalkan upaya hingga pelaksanaan PIMNAS tiba. "Prestasi ini menunjukkan bahwa ide besar lahir dari kerja keras, kolaborasi, dan semangat pantang menyerah," tuturnya.
Suprijani merinci 56 proposal tersebut terdiri atas beberapa kategori, meliputi PKM K (3), PKM KC (14), PKM KI (2), PKM PI (4), PKM PM (5), PKM RE (14), PKM RSH (11), dan PKM VGK (3). Berbagai kategori yang berhasil dibidik ini berasal dari kolaborasi lintas disiplin yang ditandai dengan sebaran perwakilan dari seluruh fakultas dan sekolah yang ada di Universitas Gadjah Mada.
"Proposal-proposal tersebut turut menggabungkan unsur teknologi, sosial, dan lingkungan, yang diharapkan dapat menjawab dan memberikan solusi untuk berbagai tantangan yang dihadapi oleh masyarakat," pungkasnya.
Artikel Terkait
Bengkulu Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla Hadapi Musim Kemarau
Antisipasi El Nino 2026, Polri Perkuat Mitigasi Karhutla Lewat Dialog Publik Lintas Sektor
Percepat Proses Imigrasi Jemaah Haji, Gubernur Jatim Apresiasi Imigration Seamless Process Corridor
STIKOM Tunas Bangsa Catat Prestasi, Tiga Peneliti Masuk Daftar Ilmuwan Top Dunia
Pemprov Jatim Siapkan Anggaran Rp 1,5 miliar Revitalisasi 15 Kelas SMAN 2 Surabaya