Semarang, SUARA PEMBARUAN – Universitas Diponegoro (Undip) menegaskan komitmennya untuk mendorong riset para dosen agar tidak berhenti pada publikasi ilmiah semata, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.Baca Juga: Koperasi BLN Mulai Transfer Dana Anggota, Pengurus Minta Publik Tetap Tenang dan Hormati Proses Hukum
Hal tersebut disampaikan Wakil Rektor Undip Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik, Wijayanto, Ph.D., dalam kegiatan media gathering bersama sejumlah jurnalis di Semarang, Kamis (12/3/2026).
Dalam kesempatan itu, Wijayanto menyampaikan apresiasi kepada para insan pers yang selama ini aktif memberitakan berbagai inovasi dan pemikiran ilmiah dari para akademisi Undip.Baca Juga: Koperasi BLN Mulai Transfer Dana Anggota, Pengurus Minta Publik Tetap Tenang dan Hormati Proses Hukum
“Atas nama Rektor Undip, kami menyampaikan terima kasih kepada teman-teman jurnalis yang telah hadir. Kampus dan media pada dasarnya memiliki tujuan yang sama, yakni menghadirkan kebenaran kepada publik,” ujarnya.
Menurutnya, jurnalis menghadirkan kebenaran melalui verifikasi fakta dalam praktik jurnalistik, sementara perguruan tinggi menghadirkan kebenaran melalui metode ilmiah dalam penelitian.Baca Juga: Terbaik di Jatim, edOTEL SMKN 1 Jombang Setara Hotel Berbintang
“Jika jurnalis menggunakan metode verifikasi dan check and recheck, maka kampus menggunakan berbagai metode penelitian ilmiah. Meski berbeda cara, tujuannya sama, yaitu memberikan pencerahan kepada masyarakat,” jelasnya.
Karena kesamaan tujuan tersebut, Undip memandang kolaborasi antara kampus dan media menjadi sangat penting dalam menyampaikan hasil riset dan inovasi kepada publik.Baca Juga: Hadapi Idulfitri 1447 Hijriah, TVRI Bengkulu Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak
Sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, Undip terus mendorong peningkatan kualitas riset dan inovasi.
Wijayanto menyebutkan, Undip secara konsisten berada di jajaran lima besar perguruan tinggi nasional dalam berbagai indikator, seperti publikasi ilmiah dan inovasi.
“Capaian itu tentu tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk media yang selama ini membantu menyebarluaskan hasil pemikiran dan temuan para ilmuwan Undip kepada masyarakat,” katanya.Baca Juga: Perkuat Pelestarian Pesisir, Pemprov Bengkulu Bentuk Kelompok Kerja Mangrove Daerah
Ia juga menegaskan bahwa para dosen Undip didorong untuk terbuka terhadap media dan aktif berkomunikasi dengan jurnalis. Hal itu penting agar hasil penelitian kampus dapat dipahami dan dimanfaatkan oleh masyarakat luas.
Dalam kegiatan tersebut, Undip juga memperkenalkan sejumlah inovasi hasil riset para dosen yang telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Salah satunya adalah teknologi mesin desalinasi yang mampu mengubah air payau atau air laut menjadi air siap minum. Teknologi ini dinilai sangat penting bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir, terutama di daerah yang sering terdampak banjir rob.Baca Juga: Mudik Lebaran Bebas Khawatir, Pertamina Siagakan SPBU Modular hingga Motoris BBM di Tol Trans Jawa
Artikel Terkait
Kunjungi Tambak Ikan Nila Salin di Karawang, Prabowo Cek Potensi Bahan Makan Bergizi Gratis
Kolaborasi UNSRI–UNDIP Resmi Dimulai, Riset Lahan Rawa hingga Teknologi Terapung Dibahas dalam Program WCU
Coaching Manuskrip UNDIP–UNSRI: Bekal Publikasi untuk Mahasiswa Tingkat Akhir
UNDIP–UTM Perkuat Kolaborasi Global Lewat Proyek ERASMUS TUNE
Dihajar 30 Mahasiswa Semalaman, Mahasiswa Undip Menderita Patah Hidung dan Gegar Otak, 4 Bulan Kasusnya Tak Kunjung Ditindaklanjuti Polisi
Usut Kasus Pengeroyokan dan Pelecehan Seksual, Undip Bentuk Tim Kode Etik dan Tegaskan Beri Sanksi Tegas pada Para Pelakunya