Semarang, SUARA PEMBARUAN - Pada hari terakhir rangkaian program postdoktoralnya di UNDIP, Dr. Fitra dari Universitas Sriwijaya (UNSRI) mengadakan sesi coaching manuscript bagi mahasiswa tingkat akhir program S1 dan S2.Baca Juga: OJK: Ekonomi Membaik, Industri Perbankan Makin Percaya Diri
Kegiatan ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan strategi penulisan ilmiah yang efektif agar karya mereka dapat dipublikasikan pada jurnal nasional maupun internasional.
Publikasi menjadi syarat utama kelulusan di FPP UNDIP, sehingga kegiatan ini mendapat respons positif, khususnya dari mahasiswa S1 Agroekoteknologi dan mahasiswa S2 Magister Ilmu Peternakan (MIP). Total 25 mahasiswa mengikuti sesi ini.Baca Juga: Jelang Natura, Harga Cabai Panjang Merah di Kabupaten Kaur Melambung Rp 70.000/Kg
Sebelum sesi dimulai, Ketua Program Studi MIP, Dr. Cahya Setya Utama, memberikan sambutan sekaligus motivasi kepada peserta.
Ia menyampaikan dukungan penuh terhadap program yang digagas Prof. Widjajanto, PhD sebagai bagian dari agenda “world class university” yang didanai International Office (IO) UNDIP melalui IO FPP.Baca Juga: DPRD Minta Pemkab Bahas Ulang Nama RSU Bengkulu Tengah
Materi yang disampaikan Dr. Fitra berlangsung padat, jelas, dan aplikatif, sehingga membuat peserta aktif berdiskusi sepanjang sesi.
Pendampingan ini diharapkan memberi wawasan baru dan mendorong semangat mahasiswa dalam menyelesaikan kewajiban publikasi ilmiah sebagai syarat penyelesaian studi sarjana maupun magister di FPP UNDIP.Baca Juga: Bupati Rachmat Riyanto dan DPRD Bengkulu Tengah Teken KUA-PPAS APBD 2026
Program postdoktoral ini merupakan langkah awal kolaborasi antara Prof. Widjajanto, PhD (UNDIP) dan Dr. Fitra Gustiar (UNSRI).
Kolaborasi ini telah diperkuat dengan penandatanganan Pakta Kerjasama (PKS) antara Dekan FPP UNDIP, Prof. Sugiharto, PhD, dan Dekan FP UNSRI, Prof. A. Muslim, PhD.Baca Juga: Bupati Rachmat Riyanto dan DPRD Bengkulu Tengah Teken KUA-PPAS APBD 2026
Sebelum program ini berjalan, Prof. Widjajanto juga diundang sebagai dosen tamu di FP UNSRI pada 17 Oktober 2025.
Setelah rangkaian kegiatan berakhir, kedua pihak mulai membahas peluang tindak lanjut, seperti penelitian bersama, penulisan artikel kolaboratif, joint supervision mahasiswa, hingga penyelenggaraan seminar, termasuk seminar internasional.Baca Juga: Pertamina Pamerkan Inovasi Pakan MBG di SDGs Action Forum Bappenas
Kolaborasi ini diharapkan semakin menguatkan hubungan antara UNSRI dan UNDIP, sekaligus membuka peluang untuk menggandeng lebih banyak universitas demi memperluas jaringan kerja sama akademik di masa mendatang.Baca Juga: Perjalanan GMTD Telah Menyalahi Perjanjian Awal Pendirian
Artikel Terkait
Delapan Ilmuwan UNDIP Masuk Daftar 2% Teratas Dunia 2025 Versi Stanford–Elsevier
UNDIP Raih Bronze Winner Anugerah Humas Indonesia 2025 untuk Kampanye Kehumasan
FISIP Undip Perkuat Kerja Sama dengan Nagoya University lewat Kehadiran Visiting Professor Christian Otchia
Wisuda ke-180 UNDIP: Lahirkan 3.341 Lulusan Unggul, Siap Jadi Penggerak Perubahan
Kolaborasi UNSRI–UNDIP Resmi Dimulai, Riset Lahan Rawa hingga Teknologi Terapung Dibahas dalam Program WCU